SARE Gelar Kampanye Anti Narkoba

Pose Bersama

POSE BERSAMA – Anggota Komunitas SARE, KLPAMF-Child Fund dan Kepolisian Resor Ende pose bersama sesaat setelah melakukan kegiatan kampanye anti Narkoba dalam rangka Hari Anti Narkoba Internasional Tahun 2014 di Simpang Lima, Ende, Kamis (26/6).

  • Kapolres: Bentuk Kepedulian Kaum Muda

Oleh Kristo Suhardi

Komunitas Sastra Rakyat Ende bekerja sama dengan Konsorsium Lembaga Pemberdayaan Anak dan Masyarakat Flores (KLPAMF)-Child Fund, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan Kepolisian Resor Ende mengadakan kampanye anti narkoba dalam rangka peringatan Hari Anti Narkoba Internasional tahun 2014 di Simpang Lima, Ende, Kamis (26/6). Selain diisi dengan orasi, kegiatan kampanye ini juga diisi dengan pembagian sticker anti Narkoba dan pembentangan spanduk yang bertuliskan “Ma’e Pake Narkoba, Bro!”

Disaksikan Flores Pos, kegiatan kampanye anti Narkoba ini berlangsung aman dan tertib. Anggota Komunitas Sare, KLPAMF-Child Fund dan polisi membagikan sticker kepada setiap pengguna jalan disertai dengan ajakan untuk tidak memakai dan menyalahgunakan Narkoba. Orasi yang dibawakan, semuanya berisi ajakan untuk membiasakan diri hidup sehat tanpa Narkoba.

Kapolres Ende AKBP Musni Arifin yang ditemui Flores Pos di sela-sela kegiatan kampanye ini mengungkapkan apresiasi dan terima kasihnya untuk inisiatif dari Komunitas Sare dan mitra yang menyelenggarakan kegiatan kampanye ini. Dikatakan Musni Arifin, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kaum muda terhadap persoalan kemanusiaan universal.

“Komunitas Sare dan KLPAMF-Child Fund telah menunjukkan kepedulian dan kepekaan di tengah menurunnya nilai kepedulian dan solidaritas kemanusiaan saat ini. Kegiatan kampanye ini diharapkan mampu menarik dan menyadarkan setiap orang untuk menghindari penyalahgunaan Narkoba dalam bentuk apa pun,” kata Musni Arifin.

Bagi Stiker

Polwan membagikan stiker anti Narkoba kepada seorang pengendara.

Kapolres mengharapkan kegiatan kampanye ini tidak hanya dilakukan pada saat peringatan Hari Anti Narkoba Internasional seperti ini tetapi juga pada kesempatan lain. Selain itu, inisiatif kaum muda seperti ini kiranya mampu menggerakkan kaum muda yang lain untuk sama-sama mengkampanyekan hidup sehat tanpa Narkoba.

“Melalui kampanye ini, minimal masyarakat mengetahui bahaya penyalahgunaan Narkoba. Setelah mengetahui bahaya dan efek penyalahgunaan Narkoba, masyarakat bisa membentengi diri. Hal yang paling dekat dengan kita adalah konsumsi minuman keras yang sering kali menyebabkan aneka persoalan dalam kehidupan bersama,” kata Musni Arifin.

Tanggung Jawab

Pendamping Program Remaja KLPAMF-Child Fund Michael Pati Lewar mengungkapkan, keterlibatan KLPAMF dalam kegiatan kampanye ini merupakan bentuk tanggung jawab KLPAMF dalam persoalan kemanusiaan. Anak-anak dampingan KLPAMF diharapkan menjadi contoh dan penggerak bagi teman-teman mereka dalam mengkampanyekan hidup sehat tanpa Narkoba.

“Melalui keterlibatan ini, anak-anak semakin mengetahui bahaya penyalahgunaan Narkoba. Pengetahuan dan kesadaran seperti ini diharapkan menjadi dasar bagi anak-anak untuk tidak terjebak dalam penyalahgunaan Narkoba, minuman keras dan hal-hal negatif lainnya. Prinsipnya, mereka mesti dibekali dengan informasi dan pengetahuan yang benar,” kata Michael.

Michael mendorong kaum muda untuk mengembangkan bakat dan kreativitas yang mereka miliki dan membudayakan hidup sehat. Masa depan yang baik tidak pernah datang secara tiba-tiba, melainkan mesti dipersiapkan mulai dari sekarang.

Ketua Seksi Acara Komunitas Sare Robertus Nanga Noo mengungkapkan, kegiatan kampanye ini merupakan salah satu agenda dari Komunitas Sare dalam memaknai dan mengisi Hari Anti Narkoba Internasional. Sebelumnya, Rabu (25/6), Komunitas Sare menggelar seminar bertema “Kaum Muda dan Narkoba” di Aula Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Santa Ursula Ende.

“Selain kampanye dan seminar, Sare juga akan menggelar malam puisi anti Narkoba di Pantai Ria, Sabtu (28/6). Kami membuka kesempatan besar untuk siapa saja yang ingin ikut bersama kami dalam mengkampanyekan hidup sehat tanpa Narkoba ini. Dalam pagelaran malam puisi, kami juga membuka ruang bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi dalam menyumbangkan acara,” kata Robertus.***(Flores Pos, Jumat, 27 Juni 2014)

Baca Terkait:

SARE Selenggarakan Aneka Kegiatan

Kesadaran Menentukan Keputusan

SARE Gelar Malam Puisi Anti Narkoba

Om, Apa Itu Narkoba?

 

Pelayan Sare

Kapolres Ende Musni Arifin, Pater Avent Saur SVD, Frater Kristo Suhardi SVD saat kampanye anti Narkoba dalam rangka Hari Anti Narkoba Internasional Tahun 2014 di Simpang Lima, Ende, Kamis (26/6).

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s