Direktur RSUD Lewoleba Usir Wartawan

  • Saat Konfirmasi Kekurangan Obat

Oleh Yogi Making

Lewoleba, Flores Pos — Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba, Dokter Aditya Yoga mengusir Wartawan Umum Flores Pos Maxi Gantung saat hendak menemuinya di ruang kerja, Rabu (3/9). Wartawan Flores Pos menemui dokter Yoga untuk mengonfirmasi berita terkait ketiadaan obat di RSUD Lewoleba sejak Februari 2014 lalu.

“Saya isi buku tamu. Setelah itu pramutamu antar saya ke ruang direktur. Tidak lama berselang, saya diperkenankan masuk. Saat memasuki ruang kerjanya, direktur rumah sakit itu membuka pintu dan saya pun berjabat tangan dengan dia. Tapi saya heran, sapaan dan jabatan tangan saya justru dijawab lain oleh Yoga. Dia bilang sama saya  bahwa ini  bukan WC, kau pulang saja. Saya bingung, jadi saya tanya kenapa, dia bilang ini bukan WC, kau pulang pakai sepatu. Setelah itu, dia berbalik sambil tutup pintu dan bilang, kau tidak beretika,” kata Maxi.

Maxi mengatakan, apakah ada aturan harus memakai sepatu? Yoga mengatakan, ada. Ketika diminta untuk memperlihatkan aturan tersebut justru Yoga mengatakan “Maxi tidak beretika”.

Yoga menyampaikan bahwa Maxi tidak beretika tiga kali. Tapi bagi Maxi, ucapan sang direktur itu tidak beralasan.

Mendengar pernyataan Yoga, seketika Maxi berang dan balik menghardiknya, “Dokter bodoh. Kalau kau tidak mau terima wartawan, kenapa tidak omong baik-baik, malah omong saya tidak beretika. Yang tidak beretika justru Yoga sendiri.”

Maxi mengaku kesal, karena selama ini dirinya sering menemui dr Aditya Yoga dengan mengenakan sendal sepatu merk homy ped sebagaimana yang dia kenakan saat dirinya diusir. Selama ini, sang direktur yang dikenal doyan konsumsi alkohol ini menerimanya dengan baik.

“Saya heran, kenapa selama ini saya menemuinya, dia tidak pernah larang padahal saya pakai sandal sepatu yang sama. Wartawan mau konfirmasi berita saja diusir. Bagaimana kalau yang datang tadi adalah orang dari kampung, dengan penampilan seadanya? Aneh, sekali. Ada apa dengan RSUD Lewoleba ini? Rupanya di lagi pusing pikirkan RSUD yang sangat amburadul selama masa kepemimpinannya. RSUD Lewoleba hanya hotel, tempat pasien tidur tanpa obat dan perlengkapan medis yang baik,” ujar Maxi.

Langgar UU Pers

Forum Jurnalis Lembata (FJL) menilai tindakan Direktur RSUD Lewoleba dokter Aditya Yoga yang mengusir wartawan yang sedang menjalankan tugas adalahsebuah tindakan yang berlebihan, dan melanggar Undang-Undang Pers.

Tanggapan ini disampaikan oleh Sekretaris FJL, Alexander Taum dan salah seorang anggota FJL Polce Key. Menurut mereka, FLJ segera meminta klarifikasi dari dr Aditya Yoga.

“FJL mengutuk tindakan Dokter Yoga, karena secara sadar mengusir wartawan yang hendak meliput, hanya karena mengenakan sendal sepatu. Dia harus tahu bahwa melarang wartawan untuk meliput adalah melanggar Undang-Undang Pers. Tindakan itu kurang cerdas, dan tidak layak dilakukan oleh seorang direktur rumah sakit, yang kerjanya tidak hanya pimpin rumah sakit, tetapi juga memberikan pelayanan publik,” kata Polce Key.

Menurut Polce Key, informasi terkait ketiadaan obat sangat mencemaskan masyarakat dan pasien. Karena itu, sebagai wartawan, Maxi Gantung berhak untuk mencari tahu kebenaran informasi itu dan menyiarkannya melalui media. Anehnya, Direktur RSUD  malah menutup diri dan melakukan tindakan yang arogan.

“Suruh pulang pakai sepatu, itu alasan yang dicari-cari. Kok dia (Yoga) arogan sekali, apa yang mau dia tutup-tutupi. Ini bukti bahwa dia tidak mampu, karena saya dengar obat habis sejak bulan Februari lalu, dan sampai sekarang tetap menjadi keluhan pasien. Kita minta Bupati untuk pecat Direktur RSUD, masih banyak orang yang lebih mampu daripada dia,” ujarnya.

Tolak Bertemu Wartawan

Direktur RSUD Lewoleba, dr Aditya Yoga menolak bertemu wartawan. Melalui pramutamu dan seorang petugas Sat Pam, Yoga meminta para wartawan untuk kembali lagi besok harinya (hari ini), karena dirinya sedang sibuk.

Awalnya, ada negosiasi antara wartawan dan petugas Sat Pam. Para kuli media meminta sedikit waktu agar persoalan terkait pelarangan wartawan bisa segera diklarifikasi. Namun Dokter Aditya Yoga bersikeras untuk tidak mau menemui wartawan. “Pak dokter bilang, kakak mereka datang besok saja, karena dia sibuk sekali,” ujar Sat Pam.

Wartawan Metro TV, Ferdy mengingatkan Sat Pam agar memastikan Yoga bertemu wartawan dan jangan berbohong dengan urusan publik di Lembata. “Besok pagi kami datang (hari ini), tapi tolong sampaikan kepada beliau bahwa jangan sampai besok kami ditolak lagi,” timpal Fredy, wartawan Metro TV.***(Flores Pos, Kamis, 4 September 2014)

Tujuh Bulan, RSUD Lewoleba Ketiadaan Obat

Direktur RSUD Lewoleba Usir Wartawan

Direktur RSUD Lewoleba Terus Menghindar

Peserta JKN Sangat Dirugikan

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to Direktur RSUD Lewoleba Usir Wartawan

  1. Pingback: Tujuh Bulan, RSUD Lewoleba Ketiadaan Obat | SENTILAN

  2. Pingback: Peserta JKN Sangat Dirugikan | SENTILAN

  3. Pingback: Direktur RSUD Lewoleba Terus Menghindar | SENTILAN

  4. Pingback: Publik Desak Bupati Copot Direktur RSUD | SENTILAN

  5. Pingback: Yoga: Saya Tunggu Payung Hukum | SENTILAN

  6. Pingback: Wartawan Sikka Kecam Direktur RSUD Lewoleba | SENTILAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s