Panti Rehabilitasi Sakit Jiwa Ruteng Diresmikan

  • Diresmikan Jenderal Ordo Fraterum Caritas dari Roma

Oleh Christo Lawudin

Ruteng, Flores Pos – Panti rehabilitasi sakit jiwa diresmikan, Kamis (25/9). Panti rehabilitasi yang dikelola Ordo Fraterum Caritas (FC) itu merupakan satu-satunya panti jiwa di NTT umumnya, dan Flores khususnya. (Redaktur: Sebenarnya sudah ada satu lagi, yakni panti rehabilitasi yang terletak di Maumere (Kabupaten Sikka) milik Suster Kongregasi Pengikut Yesus (CIJ), khusus untuk pasien perempuan).

Peresmian Panti Rehabilitasi Sakit Jiwa Renceng Mose Ruteng ditandai dengan misa pemberkatan yang dipimpin Vikep Ruteng, Romo Kanis Ali Pr. Disaksikan wartawan, dalam misa itu, diadakan pemberkatan gedung panti yang beralamat di Jalan Lingkar Luar Ruteng, persisnya di Leda, Kelurahan Golo Dukal.

Dalam misa ini, hadir Jenderal Ordo Fraterum Caritas yang berkedudukan di Roma, Bruder Rene Stockman FC, bersama jajaran pembina di Panti Rehabilitasi Ruteng, umat, dan keluarga para pasien sakit jiwa. Bruder Rene mendapat kehormatan untuk menggunting pita tanda mulai dimanfaatkannya panti tersebut.

Bruder Rene Stockman mengatakan, membantu orang sakit atau gangguan jiwa adalah misi dan karya ordonya di tengah dunia. Orang-orang menderita itu banyak terdapat di Flores umumnya dan Manggarai raya khususnya. Karena itu, ordo Caritas terpanggil untuk membangun panti rehabilitasi sakit jiwa di Ruteng ini.

“Mengapa kami pilih di Flores dan Manggarai ini. Banyak alasan, di antaranya, banyak bruder berasal dari wilayah ini, dan banyak orang gila yang ditemukan terlantar, berkeliaran, dan dipasung. Mereka  sebenarnya tidak gila, melainkan sakit,” katanya.

Sedangkan Pemimpin Panti Rehabilitasi Sakit Jiwa Renceng Mose, Bruder Bartholomeus FC mengatakan, pihaknya telah mulai melayani orang yang mengalami gangguan jiwa dalam beberapa bulan terakhir ini. Sudah ada 25 orang yang terdaftar sebagai pasien di panti rehabilitasi ini. Padahal, panti rehabilitasi itu belum diresmikan pemanfaatannya.

“Untuk peristiwa besar ini, pemimpin kami dari Roma datang dan hadir di sini. Pemimpin Jenderal Ordo, Bruder Rene Stockman FC yang resmikan panti rehabilitasi sakit jiwa. Sementara, ini panti rehabilitasi sakit jiwa satu-satunya (redaktur: yang kedua) di NTT dan Flores ini,” katanya.

Dikatakan, panti rehabilitasi itu berkapasitas 20 kamar baik untuk pria maupun wanita. Para pasien dalam perawatan ditangani 3 bruder dan 2 karyawati. Untuk kesehatan fisik dan penyakit, pihaknya dibantu dokter dari Dinas Kesehatan Manggarai. Kondisi sekarang, masih ada 8 pasien, 4 orang dirawat di rumah dalam pemantauan dari panti, dan 10 orang telah pulang karena keadaannya sudah dinyatakan baik.

Dalam mendapatkan pasien, kata Bruder Bartholomeus, tidak dipungut di pinggir jalan. Tetapi, diantar oleh keluarga atau minimal ada penanggungjawabnya. Masa rehabilitasi minimal 3 bulan tergantung pasiennya. Yang telah tercatat sebagai pasien beragam profesi seperti guru, petani, sopir, dan karyawati. Panti menerima siapa saja tanpa melihat latar belakang suku, agama, dan ras dengan syarat pasien tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain. Pelayanan untuk kemanusiaan bagi yang sakit dan gangguan jiwa.

Ditanya soal biaya, Bruder Bartholomeus mengatakan, prinsipnya tidak gratis. Tetapi, biaya tergantung kesanggupan keluarga pasien. Panti tidak terpaku biaya berupa uang, tetapi juga bisa materi seperti beras, pisang, dan apa saja. Biaya dianggarkan setiap bulan. Dalam beberapa bulan ini tidak ada persoalan dengan biaya-biaya itu.

Luput dari Perhatian Pemerintah

Anggota DPRD Ansel Odi mengatakan, karya para bruder itu sangat luar biasa. Menangani masalah yang tidak pernah diperhatikan pemerintah, yakni mengurus rakyat sakit atau gangguan jiwa. Karena itu, poin plus diberikan ke ordo Fraterum Caritas ini. Harapannya, ada dukungan dari Pemkab guna membantu panti rehabilitasi sakit jiwa ini.

“Mengapa Ordo FC bangun itu di sini? Kita tidak tahu alasannya. Mungkin karena di Manggarai ini banyak orang sakit atau gangguan jiwa. Kita lihat saja dalam kota Ruteng, banyak orang gila di jalan-jalan,” katanya.***(Flores Pos, Sabtu, 27 September 2014)

Advertisements

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Panti Rehabilitasi Sakit Jiwa Ruteng Diresmikan

  1. Mc ireneus says:

    Terima kasih atas langit ke 7 kejayaan latoa republik amerika ke 2 tangkap samua lolai dkk disita negara latoa gila kuasai negara bodoh gila sita

  2. Michael kunu says:

    Selamat Siang Romo saya dengan sisil Romo, no Telp dan alamat Rumah sakait jiwa ini di mana Romo, kebetulan saya punya adik ipar sudah 6 tahun sakit jiwa, selama ini saya cari Rs Jiwa. kebetulan ini saya baca kok di ruteng ada. mohon bantuannya romo, biar kami bisa syaring utk dan Romo bisa bantu.

    • Avent Saur says:

      Salam Sisil. Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak ada rumah sakit jiwa. Sempat ada di Kupang (Ibukota Provinsi), tapi mubazir. Di Provinsi ini juga, hanya di RSUD Kupang yang memiliki poli jiwa, sedangkan pada semua rumah sakit di setiap kabupaten di NTT, tidak ada poli jiwa.

      Sungguh kasihan, padahal dalam kenyataan, ada banyak sekali orang yang mengalami gangguan jiwa. Terkait penanganan terhadap orang dengan gangguan jiwa, di Flores sudah ada dua panti rehabilitasi. Yang satu di Maumere, milik suster-suster CIJ khusus untuk perempuan, dibangun tahun 2004, dengan kapasitas ratusan orang, dan yang lain di Ruteng, milik Bruder-Bruder Caritas, dibangun pada tahun 2013 lalu, untuk perempuan dan laki-laki dengan kapasitas terbatas.

      Untuk mendapat informasi lebih lanjut tentang panti-panti itu, termasuk tentang pengiriman pasien, silakan kontak saya di nomor 085238960323 (Pater Avent Saur SVD)

      • Michael Kunu says:

        Terima kasih banyak Pater atas bantuan informasinya yang sangat jelas, ini merupakan kabar gembira buat kami, karena sudah lama kami mencari informasi rumah sakit yang menangani pasien gangguan jiwa. semoga informasi ini saya dan keluarga dapat berdiskusi agar segera menghubungi Pater secepatnya.Tuhan memberkati.

      • Avent Saur says:

        Ok, silahkan menghubungi saya melalui email: aventsaur@yahoo.co.id atau nomor telepon 085238960323. Terima kasih. Salam kompak.

  3. Ona says:

    Salam kenal pater…
    Kmi berdua…sy ona dan suami sy hendrik. Kami sudah tahu info tentang rs ini setahun yg lalu…yg menderita sakit jiwa adl kakak kami….sudah 11 th…semua usaha yg kami lakukan belum ada hasilnya pater. Kami berencana mengantar saudara kami ke tempat pater tapi ragu karena terkendala syarat si sakit tdk membahayakan org lain…karena terkadang dia menghantam batu atau kayu ke tembok rumah…bahkn melempar rumah tetangga…kami kuatir dia akan melukai pekerja di rs….bagaimana jalan keluar untuk kami pater?… Terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s