Korban Penggusuran Mengadu ke Presiden Jokowi

Oleh Wall Abulat

Maumere, Flores Pos – Ratusan warga yang rumahnya digusur mengadu ke Presiden Jokowi terkait nasib mereka yang terkatung-katung usai rumah mereka digusur paksa oleh Pol PP Kabupaten Sikka. Mereka meminta Presiden Jokowi untuk memperhatikan nasib mereka, khususnya terkait ketersediaan lahan untuk membangun rumah.

Sejumlah warga yang rumahnya digusur di antaranya Marianus Orileus Botang dari Ohe, Edistina Nurak asal Nita dan Maria Nona Ernis dari Ohe meminta Jokowi untuk mencari solusi atas nasib ratusan warga yang tak pasti hidupnya pasca digusur rumahnya oleh Pemkab Sikka.

“Kami minta Presiden Jokowi untuk memperhatikan nasib kami. Kami terima penggusuran, tapi tolong kami diperlakukan secara baik seperti menyiapkan lokasi penampungan sementara, atau kebijakan yang bersifat kemanusiaan lainnya. Faktanya, usai rumah kami digusur, kami ditelantarkan begitu saja,” kata Edistina yang diamini sejumlah warga lainnya.

Relawan Jokowi Bagikan Makanan

Salah seorang relawan Jokowi Mr. Yie Gae Tjie alias Baba Ice, Selasa (28/10) siang menemui ratusan anak dan ibu hamil yang memilih bertahan hidup di alam terbuka di lokasi penggusuran.

Baba Ice, pada kesempatan itu, membagikan 160 paket makanan lokal untuk anak-anak, ibu hamil dan menyusui serta yang mengalami sakit yang bertahan di lokasi penggusuran.

Bantuan yang diberikan ini disambut baik oleh anak-anak dan ibu hamil, apalagi sebagian besar di antara mereka belum menikmati makanan pagi dan siang, pada Selasa (28/10).

“Saya memberikan bantuan ini tidak dimaksudkan untuk memanjakan kalian. Saya juga tidak mau supaya kamu mengemis. Tapi inilah bantuan kemanusiaan kami agar anak-anak dan ibu hamil tidak mengalami sakit sebelum memilih pindah atau huni di lokasi baru,” kata Baba Ice.

Baba Ice juga berjanji akan meneruskan aspirasi warga kepada Presiden Jokowi bila ia dalam waktu dekat pergi ke Jakarta. “Saya akan teruskan aspirasi warga ke Presiden Jokowi,” kata Baba Ice.

Terima Kasih

Sejumlah warga menyampaikan terima kasih kepada relawan Jokowi yang memberikan bantuan makanan lokal kepada anak-anak dan ibu hamil.

“Saya dan teman-teman menyampaikan terima kasih kepada relawan Jokowi dan Presiden Jokowi atas perhatiannya ini,” kata Mama Maria.***(Flores Pos, Rabu, 29 Oktober 2104)

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s