Hari Ini, Tiga Suster Wajah Kudus Ikrarkan Kaul Kekal

Wawancara

Wawancara – (kiri ke kanan) Anggota Dewan Pimpinan Pusat CSV Roma Suster Daniela Martinello CSV, Madre Agung Annalisa Galli CSV dan Suster Yosefina CSV saat diwawancarai wartawan Flores Pos Pater Avent Saur SVD (pertama kiri) di ruang tamu Biara Kongregasi Wajah Kudus, Ndona, Kamis (23/4) siang.

  • Di Kapel CSV Ndona
  • Di Hadapan Madre Agung dari Roma

Oleh Avent Saur

Ende, Flores Pos — Tiga suster Kongregasi Wajah Kudus atau Congregazione Santo Volto (CSV) akan mengikrarkan kaul kekal, pada hari ini, Jumat (24/4), di hadapan Madre Agung Annalisa Galli CSV dalam ekaristi yang dirayakan di Kapel Biara CSV Ndona, Ende, pukul 16.30 Wita. Ketiga suster dimaksud adalah Suster Maria Delvina Rene CSV, Suster Maria Ursula Niga Beding CSV, Suster Maria Agustina Bupu CSV. Ekaristi akan dipimpin oleh Uskup Agung Ende, Mgr Vincentius Sensi Potokota.

Hal ini disampaikan Suster Yosefina CSV selaku formator (pembina) ketiga yubilaris yang ditemui Flores Pos di Biara CSV Ndona, pada Kamis (23/4) siang.

Suster Yosefina CSV

Suster Yosefina CSV

Suster Yosefina mengatakan, ketiga yubilaris telah menjalani kaul sementara selama tujuh tahun, dan kini mereka melangkah maju dengan mantap dan tegas untuk selama-selamanya menjadi biarawati CSV dan siap diutus ke tempat misi. Pengikraran kaul kekal ini bertepatan dengan Pesta Wajah Kudus, yang dirayakan setiap tahun, 24 April.

“Secara keseluruhan, mereka menjalani masa formasi selama kurang lebih 12 tahun, sejak masa aspiran hingga masa probasi. Dan saya selalu mengikuti proses perkembangan panggilan mereka. Selama masa itu, mereka terus mencari wajah Yesus dengan perjuangan yang sungguh, dan melalui retret yang diadakan belum lama ini, mereka dengan gembira menyatakan jatuh cinta pada Yesus, dan berani melepaskan segala-galanya,” kata Suster Yosefina.

“Perayaan ekaristi kaul kekal dikemas dalam motto bersama yang diusung oleh ketiga suster yubilaris, Tuhan Telah Mendampingi dan Menguatkan Aku,” lanjutnya.

Kursus dan Kuliah

Selama masa formasi, ketiga suster ini menjalani pendidikan di tempat kursus dan kuliah di beberapa perguruan tinggi dengan jurusan masing-masing. Suster Delvina menyelesaikan pendidikan kursus menjahit di penjahitan Potunggo milik suster-suster Kongregasi Pengikut Yesus (CIJ/Congregatio Imitationis Jesu) pada tahun 2013; Suster Ursula menyelesaikan studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang pada tahun 2013, dan menjadi staf guru serta kepala sekolah Taman Kanak-Kanak (TKK) Maria Pia Mastena Kupang milik CSV; sedangkan Suster Agustin menyelesaikan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) di Universitas Flores (Uniflor) Ende pada tahun 2012.

“Mereka akan diutus ke tempat misi dan bekerja seturut ilmu pengetahuan mereka. Tetapi tempat perutusan belum diputuskan, mengingat pemimpin masih membicarakannya. Yang pasti mereka akan segera diutus ke tempat misi karena mereka juga sudah siap diutus,” katanya.

Kalau dihitung seturut angkatan, maka ketiga suster ini adalah angkatan ke-10. Dan penghitungan angkatan dilakukan ketika suster-suster mengikrarkan kaul pertama. Pada 8 Desember 2014 lalu, ada empat suster yang mengikrarkan kaul pertama, dan mereka adalah angkatan ke-15.

Utamakan Kualitas

Ekonom Generalat CSV Roma Suster Daniela Martinello CSV yang datang ke Indonesia menemani Madre Agung Annalisa Galli mengatakan, dari tahun ke tahun jumlah suster yang berkaul kekal sangat sedikit. Para calon juga berjumlah sedikit. Tetapi Kongregasi Wajah Kudus tidak mencemaskan keadaan itu karena yang utama bukan jumlah melainkan kualitas.

Suster Daniela CSV

Suster Daniela Martinello CSV

“Yang utama adalah kualitasnya. Kalau jumlah calon banyak, menurut kami, formator atau pembina tidak akan mengenal formandi (calon) secara baik dan mendalam. Kalau jumlah formandi banyak, maka perhatian formator terhadap formandi juga terlalu terbagi-bagi, kurang terlalu fokus, pembinaan pun kurang efektif,” kata Suster Daniela.

Sebelum menjadi ekonom Generalat CSV Roma, Suster Daniela menjadi misionaris di Indonesia sejak 1994-2012. Selama 18 tahun, Suster Daniela bekerja di Biara Ndona sebagai pemimpin rumah dan formator, dan staf dosen di Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa (Stipar) Ende.

Daerah Asal

Sebagaimana pelbagai kongregasi religius lainnya, Kongregasi Wajah Kudus juga memilik anggota yang berasal dari pelbagai latar belakang daerah dan bahasa. Ketiga suster yubilaris berasal dari daerah yang berbeda.

“Suster Delvina berasal dari Sokoria, Ndona Timur, Kabupaten Ende, Kevikepan Ende, Keuskupan Agung Ende. Suster Ursula berasal dari Lamalera, Kabupaten Lembata, Keuskupan Larantuka. Sedangkan Suster Agustin berada dari Aimere, Kabupaten Ngada, Keuskupan Agung Ende, Kevikepan Ngada.*** (Flores Pos, Jumat, 24 April 2015)

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s