Ada Adegan Pembunuhan di Rujab Bupati Lembata

Lembata

Sidang lanjutan dugaan pencemaran nama baik terhadap Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur oleh Ketua Forum Peduli Penyelamat Lewotana (FP2L), Aleks Murin yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang, Selasa (12/5).

  • Kasus Loren Wadu

Oleh Leonard Ritan

Kupang, Flores Pos — Sidang lanjutan dugaan pencemaran nama baik terhadap Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur oleh Ketua Forum Peduli Penyelamat Lewotana (FP2L), Aleks Murin yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang, Selasa (12/5) cukup mengejutkan. Pasalnya, Aleks menguak keterangan baru tentang indikasi pembunuhan Almarhum Lorens Wadu yang terjadi di rumah jabatan (Rujab) bupati Lembata.

Terdakwa pencemaran nama baik Bupati Lembata, Aleks Murin menyampaikan, dirinya pernah diberitahu seorang warga Lewoleba berinisial S bahwa yang bersangkutan pernah melihat video dalam handphone (HP) yang ditunjukkan pemiliknya. Video dalam HP itu berisi adegan pembunuhan terhadap Almarhum Lorens Wadu yang dilakukan di rumah jabatan Bupati Lembata. Namun, setelah dicari kembali, pemilik HP yang berisi video itu menghilang.

“Belakangan diketahui, pemilik HP tersebut benar-benar menghilang dan tidak pernah kelihatan lagi di Kota Lewoleba,” kata Aleks.

Terkait indikasi keterlibatan Bupati Lembata terhadap kasus pembunuhan Alm. Lorens Wadu, Aleks menjelaskan, sebelum Lorens Wadu ditemukan tewas di hutan Keam, Alm. Lorens Wadu dan beberapa pemilik tanah lainnya menghadiri rapat yang digelar di rumah jabatan Bupati Lembata. Pertemuan yang dipimpin Bupati Lembata itu dihadiri juga beberapa pejabat seperti Asisten II Setda Lembata.

Dalam pertemuan tersebut, lanjut Aleks, Alm. Lorens Wadu tidak menyepakati tawaran pemerintah bahwa tanah milik Almarhum dan beberapa pemilik lainnya dibeli pemerintah. Alm.  Lorens Wadu justru menawarkan kepada pemerintah agar tanah miliknya dan beberapa tanah milik tuan tanah lainnya dijadikan sebagai penyertaan saham dalam rencana investasi dengan pihak investor.

Menyangkut kecurigaannya terhadap mobil merah yang melintas malam hari di kebun milik misi dekenat Lembata dekat lokasi ditemukan Alm. Lorens Wadu keesokan harinya, Aleks mengatakan, mobil merah itu sempat dilihat oleh Romo Yermin yang saat itu melintas di jalan tersebut. Atas kesaksian Romo Yermin inilah, dirinya menaruh curiga terhadap mobil berwarna merah itu. Setahunya, mobil berwarna merah itu adalah milik Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur. Karena ketika masih dekat dengan Bupati Lembata, mobil itu diturunkan via Kupang dan dialah yang mengawal mobil itu dari Kupang ke Lewoleba.

Aleks menyatakan, dirinya yang menyampaikan dugaan keterlibatan Bupati Lembata dalam orasi dan dialog antara FP2L dengan DPRD Lembata. Kata-kata yang dilontarkan saat orasi dan dialog itu semata-mata bertujuan untuk mencari kebenaran.

Anggota Majelis Hakim, Ketut Sudira mengingatkan Aleks untuk menyertai bukti- bukti yang valid dalam memberikan keterangan di hadapan sidang dan tidak boleh hanya mendengar kata orang. Selain itu, keterangan yang diberikan tidak boleh ada nuansa politik dalam kasus ini. Sidang kembali digelar pada Selasa, 19 Mei 2015.*** (Flores Pos, Rabu, 13 Mei 2015)

 

Advertisements

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s