Romo Yermin dan Ketua FP2L Dimintai Keterangan Terkait Kasus Pembunuhan Lorens Wadu

Oleh Maxi Gantung

Lewoleba, Flores Pos — Romo Yeremias Rongan Rianghepat atau lebih dikenal Romo Yermin dan Ketua Forum Penyelamat Lewotana Lembata (FP2L), Alex Murin, pada Selasa (26/6), dimintai keterangan oleh penyidik Polres Lembata terkait kasus pembunuhan Lorens Wadu. Romo Yermin dimintai keterangan terkait dengan mobil merah yang biasanya diparkir di rumah jabatan bupati Lembata. Sementara, Alex Murin diperiksa terkait dengan dugaan pembunuhan Lorens Wadu di rumah jabatan bupati.

Romo Yermin usai diperiksa, kepada Flores Pos, mengatakan, dirinya diperiksa sekitar satu jam setengah. Kurang lebih ada 12 pertanyaan yang diajukan penyidik kepada dirinya.

Romo Yermin mengatakan, penyidik menanyakan soal kepemilik mobil merah tersebut. Dirinya tidak tahu siapa pemilik mobil merah tersebut, namun mobil merah yang dia lihat di samping gudang dekenat pada tanggal 8 Juni 2013 sekitar pukul 20.15 Wita adalah mobil merah yang biasanya diparkir di rumah jabatan bupati.

Mobil merah saat itu diparkir di samping gedung dekenat (jalan menuju hutan Keam atau kebun korban. Mesin mobil merah saat itu masih hidup dan lampunya menyala.

Untuk diketahui, korban Lorens Wadu ditemukan tak bernyawa lagi di pondok di kebun milik korban yang berada di hutan Keam, pada Minggu(9/6) pagi. Pertama kali, korban ditemukan oleh anaknya bungsunya di pondok, di samping kamar mandi dalam keadaan telentang dan telanjang.

Diduga, Lorens Dibunuh di Rujab

Sementara itu, Alex Murin, kepada Flores Pos, usai diperiksa menjelaskan, dirinya diminta keterangan selama satu jam lebih oleh penyidik Polres Lembata. Alex dimintai keterangan terkait dengan keterangannya saat sidang di Pengadilan Negeri Kupang belum lama ini. Alex dalam persidangan kasus pencemaran nama baik Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur mengatakan, diduga kuat, pembunuhan Lorens Wadu di lakukan di rumah jabatan.

Alex mengatakan, dirinya menjelaskan kepada penyidik bahwa dirinya mendapat informasi dari seorang yang berinisial S bahwa ia sempat dua kali menonton rekaman adegan pembunuhan Lorens Wadu di rumah jabatan. Video rekaman ini diambil oleh seseorang dengan menggunakan HP-nya. Orang tersebut sempat menunjukkan kepada S soal adegan pembunuhan Lorens Wadu di rumah jabatan.

Lebih lanjut, Alex mengatakan, dirinya terpaksa memberitahu nama lengkap dari S tersebut kepada penyidik Polres Lembata. Penyidik Polres Lembata mesti memanggil S untuk dimintai keterangannya termasuk juga dengan orang yang merekam adegan pembunuhan Lorens Wadu di rumah jabatan tersebut.

Sementara itu, keluarga korban, Pace Wadu mempertanyakan soal kartu HP miliknya ayah Lorens Wadu yang diambil oleh penyidik Polres Lembata untuk dibawa ke Kupang. Kartu HP milik ayahnya dibawa ke Kupang oleh penyidik Polres Lembata untuk  meminta pihak Telkomsel melihat pembicaraan terakhir ayah lewat telepon.

“Namun sampai sekarang, hasilnya tidak ada dan kartu HP tersebut sampai sekarang tidak tahu keberadannya,” ujarnya.*** (Flores Pos, Rabu, 27 Mei 2015)

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s