Privatisasi Pantai Pede Tetap Ditolak

Oleh Andre Durung

Labuan Bajo, Flores Pos — Pegiat lingkungan, Pater Marsel Agot SVD tetap menolak tindakan privatisasi (pengelolaan oleh pihak ketiga) terhadap Pantai Pede di pinggir Kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), dengan alasan bahwa Pantai Pede adalah sebuah ruang wisata publik. Pater Marsel menyampaikan itu dalam seminar bertema “Peranan Partai Politik dalam Menentukan Pemimpin Bangsa” di Labuan Bajo, Jumat (12/6) sore.

Pater Marsel mengatakan, sampai sekarang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) terkesan tetap tidak perduli aspirasi masyarakat agar Pantai Pede tidak boleh diprivatisasi/dikelola pihak ketiga. Pemprov NTT sepertinya tetap nekat membangun hotel elit di Pantai Pede meski ditolak warga. Warga menolak karena hal tersebut dikewatirkan akan meniadakan ruang publik, kata Pater Marsel.

Tanah Pantai Pede, kata Pater Marsel, dahulu dihibahkan oleh masyarakat kepada pemerintah. Namun belakangan ini, Pemprov NTT mengontrakkan lahan tersebut kepada pihak ketiga dengan dalil bahwa Pantai Pede adalah aset Pemprov NTT, dan menurut rencana, di sana akan dibangunkan hotel elite demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Meskipun demikian, apa pun alasan pemprov, Pater Marsel dan pelbagai pihak akan tetap menolak tindakan privatisasi Pantai Pede demi mempertahankan Pantai Pede sebagai ruang wisata publik untuk warga masyarakat Manggarai Barat. Sekarang, di sekitar Labuan Bajo, hanya Pantai Pede saja yang menjadi ruang wisata publik.

“Jika di Pantai Pede dibangunkan hotel, dikelola oleh pihak ketiga atau diprivatisasi, maka Labuan Bajo bakal ketiadaan ruang publik. Di daerah lain, pemerintah daerah beramai-ramai membeli lahan untuk ruang publik, tetapi di NTT tidak demikian, pemerintah justru menjual lahan ruang publik,” ujar Pater Marsel.

Pater Marsel beberapa waktu lalu pernah mendapat penghargaan tingkat nasional dari Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena perjuangannya dalam bidang kehutanan, terutama kesuksesan “menyulap” lahan kritis di Mabar menjadi hutan lebat, ditumbuhi aneka pohon.

Sorotan serupa dilantangkan warga Labuan Bajo, Florianus Surion. Florianus mengatakan, selama ini banyak warga menolak privatisasi Pantai Pede, tetapi khusus untuk partai politik (parpol), mereka belum pernah terlibat bersama rakyat dalam menolak privatisasi Pantai Pede tersebut. “Secara perorangan ya, terlibat, tetapi secara insititusi, belum ada suara,” ujarnya.

“Selama ini, orang-orang parpol memang ada yang terlibat dalam aksi penolakan terhadap rencana pemerintah yang memprivatisasi Pantai Pede atau dikelola pihak ketiga. Tetapi secara kepartaian atau organisasi, belum ada penolakan,” kata Feri Adu yang juga Ketua Gerakan Masyarakat Anti Tambang (Geram) Flores-Lembata itu.

Ketua DPD Partai Demokrat NTT, John Kaunang, selaku pembicara tunggal pada seminar tersebut, antara lain mengungkapkan, partai politik semestinya selalu membela kepentingan rakyat.

“Parpol juga semestinya selalu berpihak pada masyarakat miskin, terpinggirkan, dan termarginalisasi, meskipun mereka bukan anggota parpol, termasuk Partai Demokrat,” ujarnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Mabar Fransiskus Sukmaniara, pada kesempatan yang sama, mengungkapkan, seminar itu dihadiri sekitar 80 peserta. Tujuan kegiatan tersebut, antara lain untuk pencerahan politik bagi masyarakat.*** (Flores Pos, Senin, 15 Juni 2015)

Advertisements

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s