Diduga, Ada PNS Berijazah Palsu

Oleh Maxi Gantung

Lewoleba, Flores Pos — Ada dugaan kuat, sejum­lah pejabat dan PNS di Ka­bu­­paten Lembata menggu­na­­kan ijazah palsu. DPRD me­minta pemerintah segera me­nertibkan PNS dan ijazah palsu terse­but. Pemerintah Kabu­paten Lembata dalam waktu dekat ini akan membentuk tim terpadu untuk mener­tibkan ijazah palsu tersebut, jika ada.

Sejumlah anggota DP­RD Lembata meng­angkat masa­lah ijazah palsu yang lagi marak terjadi di Indonesia dalam rapat kerja dengan Pemerintah Kabu­paten Lem­bata, Kamis, (11/6). Rapat kerja dipimpin Ketua DPRD Lembata Fer­dinandus Koda dan dihadiri Wakil Bupati Lembata Viktor Mado Wa­du dan para kepala dinas, kan­tor, Badan lingkup Peme­rin­tah Kabupaten Lembata.

Anggota Dewan Simon Krova mengatakan, isu ija­zah palsu harus disikapi se­cara serius oleh Pemerintah Kabupaten Lembata, khu­susnya Dinas PPO dan Ba­dan Kepegawaian Daerah (BKD). “Harus mulai dari se­karang, Pemerintah Kabu­paten Lembata melacak dan menertibkan ijazah palsu,” ujarnya.

Anggota DPRD, Frans Wuhan mengatakan, ada seorang guru di SMPN II Naga­wutung yang ijazahnya di­duga palsu atau mengguna­kan ijazah orang lain. Pihak Dinas PPO sudah meminta pemiliknya membawa ija­zahnya ke Dinas PPO, na­mun sampai sekarang gu­ru tersebut belum membawa.

Membentuk Tim Terpadu

Kepala Dinas PPO Kabu­paten Lembata, Zaka­rias Paun mengatakan, hal ini akan menjadi perha­tian pe­merintah, dan da­lam waktu dekat Peme­rintah Kabupa­ten Lem­bata akan memben­tuk tim terpadu untuk mela­kukan investi­gasi atau me­ner­tibkan se­mua ijazah palsu. Penertiban per­ta­ma yang dila­kukan nanti adalah mulai dari pejabat pemerin­tahan.

Pihaknya juga akan minta Menteri Ri­set dan Teknologi mengi­rim­kan daftar semua perguruan tinggi yang tidak sah. “Jika ada pejabat yang mengguna­kan ijazah palsu, maka lang­sung dibebastugaskan dari jabatannya,” katanya. *** (Flores Pos, Sabtu, 13 Juni 2015)

Advertisements

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s