Sare Bagikan Stiker Anti Narkoba

Bagikan Stiker

Personel polisi dari Kepolisian Resor Ende yang bekerja sama dengan Komunitas Sare membagikan stiker kepada sopir angkutan kota dalam kampanye anti penyalahgunaan narkoba memperingati Hari Anti Narkoba Internasional di perlimaan Kota Ende, Jumat (26/6) pagi.

  • Kampanye Peringati Hari Anti Narkoba Internasional

Oleh Avent Saur

Ende, Flores Pos — Memaknai Hari Anti (penyalahgunaan) Narkoba Internasional, Komunitas Sastra Rakyat Ende (Sare) membagikan ratusan stiker berisi anti penyalahgunaan narkoba di perlimaan Kota Ende, pada Jumat (26/6) mulai pukul 07,00-08,30 Wita. Hadir pada pagelaran kampanye ini, personel polisi dari Kepolisian Resor Ende, kelompok minat Milanisti Ende, kelompok minta Internisti Ende, personel Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Ende dan kru Komunitas Sare.

Kampanye ini terlaksana berkat kerja sama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Ende, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Santa Ursula Ende dan Kepolisian Resor Ende serta disponsori oleh PT Inti Harum Sentosa Ende yang adalah perpanjangan tangan dari PT Wings Surya Jakarta.

Ratusan stiker yang disediakan oleh Komunitas Sare ludes dibagikan kepada para pengguna jalan yang berhenti pada setiap lampu setopan di perlimaan Kota Ende. Stiker berisikan tulisan “nge-drugs bukan pilihan, karena nyawa bukan taruhan.”

Kepada pengendara, para pembagi stiker mengatakan, “hari ini adalah hari anti narkoba internasional, ini stiker anti penyalahgunaan narkoba”. Tampak, para pengendara baik roda maupun roda empat, menyimpan stikernya di dalam tas, saku baju, celana atau di kotak di dalam mobil.

DSC05303 - Copy

Bruder Pio Hayon, SVD

Pendamping Komunitas Sare Bruder Pio Hayon SVD mengatakan, pembagian stiker bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkoba. Lebih dari itu, bersama masyarakat, penyalahgunaan narkoba bisa dihindari dan penyebaran narkoba bisa dikendalikan dan diawasi secara bersama.

“Kampanye ini akan berlanjut dengan acara malam puisi yang akan digelar (hari ini) Sabtu (27/6) di Aula STPM Ende. Dalam malam puisi, penyadaran berkaitan dengan anti penyalahgunaan narkoba disajikan khusus melalui puisi dan nyanyian serta teater bagi kaum muda sebagai pelopor gerakan anti penyalahgunaan narkoba, dan juga sebagai kaum paling rentan dengan persoalan tersebut,” katanya.

Wakil capo kelompok minat Milanisti Indonesia Ende Alfin Babo mengatakan, dengan kampanye ini, diharapkan Kota Ende bisa bebas dari penyalahgunaan narkoba. Masyarakat terutama orang-orang muda mesti bergerak bersama untuk memerangi narkoba. Dengan itu, untuk kegiatan kampanye seperti ini semestinya melibatkan lebih banyak orang.

Alfin Babo

Alfin Babo

“Kelompok Milanisti Indonesia Ende biasanya bersemangat untuk melakukan pelbagai kegiatan sosial. Salah satunya, bekerja sama dengan Komunitas Sare untuk menggelar kampanye anti penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Tugas Kepolisian

Diberitakan sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ende AKBP Johannes Bangun yang ditemui di halaman Mapolres Ende, Rabu (18/6) dan Jumat (20/6), mengatakan, narkoba merupakan masalah nasional yang mesti diselesaikan oleh pelbagai pihak termasuk kelompok-kelompok masyarakat yang peduli terhadap masalah tersebut. Dengan itu, inisiatif orang-orang muda yang bekerja sama dengan pelbagai pihak termasuk Kepolisian Resor Ende patut diapresiasi.

“Saya mendukung kegiatan ini dengan membawakan acara dan mengerahkan anggota polisi untuk melakukan pengamanan saat kampanye. Sebetulnya, ini tugas inti pihak kepolisian baik di pusat maupun daerah,” katanya.

Malam Puisi

Kampanye anti penyalahgunaan narkoba akan berlanjut dengan acara malam puisi yang digelar hari ini, Sabtu (27/6) di Aula STPM Ende, dimulai pukul 18.30 Wita sampai selesai. Tema yang diangkat adalah “Sebait Puisi dan Lilin Harapan”.

Malam puisi akan diisi dengan acara teatrikal puisi, musikalisasi puisi, nyanyian dan acara puncak seribu lilin dan puisi khusus dipersembahkan untuk korban penyalahgunaan narkoba. Malam puisi ini juga sebagai upaya penyadaran kepada seluruh masyarakat terutama kaum muda akan bahaya penyalahgunaan narkoba.*** (Flores Pos, Sabtu, 27 Juni 2015)

Advertisements

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s