Penjabat Bupati Ngada dan Manggarai Dilantik

lantik

Penjabat Bupati Ngada Yohanes Tay sedang menandatangani berita acara pelantikan penjabat Bupati Ngada di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Senin (14/9).

Oleh Leonard Ritan

Kupang, Flores Pos — Gubernur Frans Lebu Raya, atas nama Presiden Republik Indonesia, melantik Yohanes Tay sebagai penjabat Bupati Ngada dan Jelamu Ardu Marius sebagai Penjabat Bupati Manggarai. Pelantikan ini dilakukan karena periode kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Ngada dan Bupati-Wakil Bupati Manggarai telah berakhir pada 14 September 2015.

Pelantikan Penjabat Bupati Ngada dan Manggarai ini berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Senin (14/9). Pelantikan penjabat bupati dan serah terima jabatan itu dihadiri Bupati-Wakil Bupati Ngada periode 2010-2015 Marianus Sae-Paulus Soliwoa, dan Bupati-Wakil Bupati Manggarai periode 2010- 2015 Christian Rotok-Deno Kamelus.

Pelantikan Yohanes Tay yang selama ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTT, berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.53-5037 Tahun 2015 tanggal 3 September 2015. Keputusan ini dikeluarkan setelah Mendagri dalam keputusannya nomor 131.53-5035 Tahun 2015 memberhentikan Bupati Ngada Marianus Sae yang masa jabatannya berakhir pada 14 September 2015.

Sedangkan pelantikan Jelamu Ardu Marius sebagai Penjabat Bupati Manggarai berdasarkan keputusan Mendagri Nomor 131. 53- 5340 Tahun 2015 tanggal 3 September 2015. Keputusan ini dikeluarkan setelah Mendagri mengeluarkan keputusan Nomor 131.53-5038 Tahun 2015 tentang pemberhentian Christian Rotok sebagai Bupati Manggarai periode 2010-2015.

Gubernur Frans Lebu Raya menyatakan, Marianus Sae dan Paulus Soliwoa serta Christian Rotok dan Deno Kamelus telah melaksanakan tugas selama lima tahun dan sepuluh tahun memimpin daerahnya masing-masing. Harus diakui, ada perkembangan dan kemajuan, walaupun ada kekurangan. Lima tahun tidak mungkin mewujudkan pembangunan dengan sempurna, karena sangat singkat. Pasti ada pekerjaan rumah yang ditinggalkan. Tapi yang paling penting, adanya trend maju dengan berbagai program yang dilaksanakan.

“Tidak ada pemimpin yang mendambakan agar rakyatnya susah dan miskin. Cita-cita besar setiap pemimpin adalah menyejahterakan rakyat yang dipimpinnya,” kata Lebu Raya.

Lebih lanjut, Lebu Raya menyampaikan bahwa walaupun punya cita-cita besar, tapi ada keterbatasan. Menyadari lima tahun memimpin merupakan waktu yang pendek, maka dibuatlah skala prioritas. Bupati dan wakil bupati terpilih hasil pilkada 2015 akan melanjutkan program yang telah diletakkan pemimpin sebelumnya.

Kepada Penjabat Bupati Ngada dan Manggarai, Lebu Raya mengingatkan agar roda pemerintahan tidak boleh mandek, terutama berkaitan dengan pembahasan APBD, baik perubahan maupun APBD murni 2016. Dalam waktu yang singkat ini, penjabat harus bekerja keras sehingga pada Desember 2015, APBD murni 2016 sudah bisa ditetapkan. Tugas pemimpin adalah memberikan harapan kepada yang dipimpin dan mengarahkan ke mana harapan itu dicapai.

“Dalam penyusunan APBD, harus ada sinergi dengan provinsi supaya tidak terjadi tumpang tindih di lapangan,” ujar Lebu Raya.

Terkait tugas memfasilitasi penyelenggaraan pilkada, Lebu Raya meminta untuk membangun komunikasi dengan semua pihak terkait. Koordinasikan dengan baik pemanfaatan dana hibah untuk KPU, Panwaslu, dan kepolisian sehingga semua pihak tidak mengalami kendala dalam menyukseskan pilkada. Jagalah kepercayaan yang diberikan dan bekerja semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penjabat Bupati Ngada Yohanes Tay menyatakan akan melaksanakan tugas secara baik terutama terkait penyelenggaraan roda pemerintahan, dan memfasilitasi penyelenggaraan pilkada. Dirinya segera ke Ngada untuk berkoodinasi dengan semua pihak terkait pelaksanaan tugas sebagaimana yang dipercayakan. *** (Flores Pos, Rabu, 16 September 2015)

Baca ulasan:Lima Tahun Itu Singkat?

Advertisements

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s