Pater Pinon, Peziarah Iman yang Hidup dari Firman

Misa pemakaman pater pinon

Ekaristi: Suasana perayaan ekaristi pemakaman Pater Jozef Pieniazek SVD di Kapel Agung Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero, Maumere, Senin (21/9). Ekaristi ini dipimpin Rektor Seminari Tinggi Ledalero Pater Kletus Hekong SVD.

  • Misa Pemakaman Pater Jozef Pieniazek SVD

Oleh Kristo Suhardi

Ledalero, Flores Pos — Pater Jozef Pieniazek SVD adalah seorang peziarah iman yang hidup dari firman. Sebagai misionaris, dia tidak punya tanah air. Dia bertanah air, di mana Tuhan mengutusnya. Dia diutus bukan sekadar untuk membawa berkat, melainkan juga pribadinya sendiri telah menjadi berkat bagi banyak orang.

Pater Josef Pieniazek SVD

Pater Josef Pieniazek SVD

Hal ini diungkapkan oleh Provinsial SVD Ende Pater Leo Kleden SVD dalam khotbahnya pada misa pemakaman Pater Jozef Pieniazek SVD di Kapel Agung Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero, Senin (21/9). Perayaan ekaristi ini dipimpin Rektor Seminari Tinggi Ledalero Pater Kletus Hekong SVD.

Hadir dalam perayaan ekaristi ini Uskup Maumere Mgr. Gerulfus Kherubim Pareira SVD, Wakil Bupati Sikka Paolus Nong Susar, puluhan imam, para biarawan dan biarawati, alumni Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) Ledalero, segenap civitas academica STFK Ledalero dan semua anggota komunitas Seminari Tinggi Ledalero. Perayaan ekaristi dimeriahkan oleh kor para Frater Unit Santo Yosef Freinademetz Ledalero.

Pater Leo mengatakan, dengan disiplin rohani, asketisme, kedermawanan hati, dan doa yang sunyi, Pater Jozef telah menjadi sebuah mercusuar yang bercahaya dalam diam. Pater Jozef telah menjadi pedoman, penuntun arah dan berkat besar bagi STFK Ledalero dan komunitas Seminari Tinggi Ledalero. Yesus, Sang Sabda, telah mengilhami Pater Jozef dengan hidup miksin dan sederhana secara radikal.

Pater Leo Kleden SVD

Pater Leo Kleden SVD

“Pater Jozef adalah seorang pengembara yang mencari kebenaran. Dia dituntun oleh cinta akan kebenaran. Dia yakin bahwa mengetahui apa yang baik dan benar berarti menghayati apa yang baik dan benar itu dalam hidup. Pengetahuan bukan sekadar mengetahui secara teoretis, melainkan juga mengetahui secara eksistensial dengan budi dan hati, pengetahuan yang mendarah daging dan menghayatinya dalam hidup,” katanya.

Pater Leo mengungkapkan gaya hidup Pater Jozef sangat miskin dan sederhana, karena mereka yang mencintai kebenaran selalu mengutamakan nilai-nilai yang abadi. Seperti Abraham, riwayat Pater Jozef adalah riwayat seorang pengembara yang berjalan jauh, dan lebih dari 40 tahun dia menjadi anggota Komunitas Seminari Tinggi Ledalero.

Rendah Hati

Uskup Maumere Mgr. Gerulfus Kherubim Pareira SVD dalam sambutannya mengatakan, Pater Jozef adalah seorang pribadi yang rendah hati, sederhana, tenang, berilmu dan memiliki pengetahuan bahasa yang begitu bagus. Pater Jozef tercatat menguasai Bahasa Inggris, Perancis, Italia, Jerman, Portugis, Spanyol, Belanda, dan Indonesia, selain Bahasa Polandia, Latin, Yunani dan Ibrani.

“Pater Jozef adalah seorang yang memiliki devosi khusus kepada Bunda Maria. Ia telah menyerahkan segalanya untuk Tuhan, Gereja, dan Ledalero ini. Ledalero boleh berbangga punya tokoh anutan seperti beliau, dan kita mesti belajar dari Pater Jozef ini,” kata Uskup Kherubim.

Sementara itu, Wakil Bupati Sikka Paolus Nong Susar dalam sambutannya mengatakan bahwa Pater Jozef merupakan seorang yang saleh, setia dan taat. Wabup Nong Susar, yang juga merupakan mantan murid Pater Jozef di STFK Ledalero, mengatakan, Pater Jozef adalah seorang pribadi yang kata-kata dan perbuatannya sejalan.

“Saya selalu mengingat satu pertanyaan Pater Jozef kepada kami yakni apa itu kebenaran. Pater Jozef telah sungguh menampakkan dirinya sebagai pengabdi kebenaran. Kami sangat berdukacita atas kematian guru dan nabi ini,” katanya.

Pater Jozef Pieniazek SVD meninggal di Biara Simeon Ledalero, Minggu (20/9) malam,. Ia dimakamkan di pemakaman Provinsi SVD di Seminari Tinggi Ledalero, Senin (21/9). Ibadat pemakaman dipimpin oleh Pater Bernard Boli SVD. Misa malam keempat Pater Jozef akan berlangsung pada Kamis (24/9), pukul 17.00 Wita (jam 5 sore) di pemakaman Ledalero.*** (Flores Pos, 26 September 2015)

Baca juga: Pater Jozef Pieniazek SVD Tutup Usia

Advertisements

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s