Diduga, Penderita Gangguan Jiwa Dianiaya

Mama Agata

Orang dengan gangguan jiwa, IbuAgata (duduk) berada di salah satu ruangan pada sebuah rumah kosong di ujung timur Jalan Kelimutu, Ende, Rabu (13/1). Ia sedang dibujuk oleh Ibu Nina (sukarelawan) untuk diantar ke rumahnya.

Oleh Avent Saur

Ende, Flores Pos — Seorang Ibu yang menderita gangguan jiwa diduga dianiaya oleh orang tak dikenal, di Kota Ende.

Disaksikan Flores Pos pada Rabu (13/1), di ujung timur Jalan Gatot Subroto, Ende, dua mata Ibu tersebut memerah, tampak gumpalan darah di sekitar bola matanya. Bagian sekitar mata dan pelipis juga tampak memar atau biru blau.

Warga Kota Ende, Mama Nina, bersama Flores Pos coba membujuknya untuk dibawa ke rumah. Sekalipun agak merontak, ia mengikuti bujukan itu. Saat ini, ia berada di rumah Ibu Nina di Jalan Wirajaya, Ende.

Kemudian baru diketahui bahwa Ibu yang mengalami gangguan jiwa itu adalah Mama Agata, warga sekitar wilayah Tomberabu, Kecamatan Ende, 15 kilometer arah timur Kota Ende.

Ibu Nina mengatakan, awalnya Ibu Agata berkeliaran di Jalan Gatot Subroto, Ende, di depan Kantor PDAM Ende. Dirinya mendekati Ibu Agata, lalu memberikannya sebungkus nasi. “Ia merangkul saya, lalu menangis,” katanya.

Setelah itu, lanjut Ibu Nina, dirinya tinggalkan penderita. Beberapa saat kemudian, “saya datang lagi ingin membawanya ke rumah, tetapi dia sudah menghilang”.

Ketika dicari, penderita ditemukan di sebuah rumah kosong dekat Pasar Wolowona, Ende. Di dalam rumah yang terdiri dari dua kamar itu, penderita bernyanyi dan menari-nari. Di dalamnya juga terdapat perkakas dapur, antara lain piring, sendok, garpu, dan tas usang berisi pakaian lusuh.

“Kita harus selamatkan dia, dan segera diantar ke tempat rehabilitasi. Orang gila semestinya diperhatikan, bukan malah dianiaya. Harap, penganiayanya menyadari perbuatannya,” katanya.

Selain itu, lanjut IbuNina, pemerintah dan para tokoh agama tidak boleh tinggal diam. Banyak penderita gangguan jiwa berkeliaran di Kota Ende, tanpa mendapat kepedulian dari siapa pun.

Panti Santa Dhymphna Siap Terima

Pemimpin Panti Rehabilitasi Jiwa Santa Dhymphna Maumere, Suster Lucia CIJ, yang dihubungi Flores Pos via handphone, dari Ende ke Maumere, Rabu (13/1), menyatakan prihatin atas kejadian yang menimpa Ibu Agata. Menurut Suster Lucia, orang dengan gangguan jiwa mesti dirasakan sebagai bagian dari masyarakat, terutama keluarga.

“Orang disabilitas jiwa mesti diperhatikan oleh masyarakat dan keluarganya karena mereka bagian dari keluarga. Terutama, mereka dan kita setara di hadapan Allah,” ujarnya.

Suster Lucia juga mengatakan, seharusnya orang-orang disabilitas dilayani dengan kasih yang tulus agar mereka merasa dicintai dan bisa mengalami perubahan pada jiwanya.

“Saya siap terima Ibu Agata untuk dirawat di panti ini,” kata Suster Lucia ketika diminta untuk menampung Ibu Agata di panti yang didirikannya.

Menurut Suster Lucia, Tuhan memberikan bibit yang unggul ke dalam keluarga. Dalam perjalanan, ada bibit yang rusak seperti penderita gangguan jiwa. Seperti kita memperhatikan bibit unggul, demikian juga semestinya, kita memperhatikan bibit yang rusak itu.

“Orang baik selalu ada jalan yang baik. Orang baik selalu pikirkan orang lain, teristimewa mereka yang terbuang dan tersisihkan,” kata Suster Lucia melalui pesan singkatnya.

Hari ini, Kamis (14/1), Mama Agata diantar ke Panti Santa Dhymphna Maumere.*** (Flores Pos, 14 Januari 2016)

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s