KKI dan Dinsos Ende Antar Dua Orang Gangguan Jiwa ke Panti

Panti Dymphna

Pemandangan gerbang Panti Rehabilitasi Jiwa Santa Dymphna Maumere, Flores, NTT

  • Panti Dymphna Maumere

Oleh Anton Harus

Ende, Flores PosKelompok Kasih Insanis (KKI) Ende bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Ende  mengantar  dua orang dengan gangguan jiwa asal Kabupaten Ende ke Panti Rehabilitasi Santa Dymphna Maumere, Sabtu (30/4).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende, Yeremias Bore

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende, Yeremias Bore

“Kami (KKI) mengantar dua orang gangguan jiwa dengan mobil yang disiapkan Dinas Sosial Kabupaten Ende. Staf Dinas Sosial juga ikut mengantar dua pasien itu.  Dua orang dengan gangguan jiwa D dan F diterima dengan baik oleh panti milik Kongregasi Suster CIJ yang merawat khusus  orang dengan gangguan jiwa perempuan,” kata Ketua KKI Ende, Pater Avent Saur, SVD, Jumat (1/5) di Ende.

Pater Avent Saur mengatakan, KKI coba terus memperhatikan penderita gangguan jiwa yang ada di Ende. Menurut dia, salah satu penderita gangguan jiwa yang diantar itu biasa dijumpai di jalan-jalan umum di Kota Ende. KKI menemui keluarganya dan mengajak mereka untuk merawat anggota keluarganya yang sedang ganguan jiwa.

“Selama ini satu orang dirawat di salah satu rumah anggota KKI, sebelum kita antar dia ke Panti Dyimphna. Sementara yang satu orang lagi, KKI ambil di rumah keluarganya di Ende,” katanya.

“Atas nama keluarga dan masyarakat, kami sampaikan terima kasih kepada Dinas Sosial Ende yang memberikan fasilitas untuk mengantar kedua penderita itu, dan bahkan pegawai Dinas Sosial turut serta mengantar,” lanjutnya.

70 Anggota KKI

Pater Avent Saur mengatakan, saat ini KKI Ende telah memiliki 70 anggota. Sementara di grup Facebook sudah lebih dari seratus orang.

KKI Ende sekarang menjalankan tiga program, antara lain mengunjungi orang gangguan jiwa di jalan-jalan umum di Kota Ende dan sekitarnya setiap hari Sabtu, kunjungi penderita gangguan jiwa di rumah-rumah (ada juga yang terpasung) dan mengantar penderita ke tempat rehabilitasi.

“Kalau soal mengantar ke Panti Rehabilitasi itu sangat bergantung pada  kapasitas panti, dan bergantung pada dana. Kita coba terus dekati pemerintah soal dana. Karena bagaimana pun, KKI butuh  dana untuk mengantar dan juga merawat mereka di Panti Rehabilitasi,” katanya.

“Kami juga berterima kasih kepada Pemimpin Panti Santa Dymphna Suster Lucia CIJ dan pegawainya, yang telah menerima dua penderita gangguan jiwa dari Ende. Di panti itu sudah lima orang yang dikirim KKI untuk dirawat di sana: tiga mama, dan dua gadis,” katanya.

Dinsos Dukung KKI

Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Kabupaten Ende, Yeremias Bore, yang ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (4/5) membenarkan telah mengantar dua orang gangguan jiwa bersama KKI Ende ke Maumere.

Menurut Yeremias, Pemerintah Kabupaten Ende melalui Dinas Sosial memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan sosial kemanusiaan yang dilakukan KKI Ende.

“Kami memberikan apresiasi terhadap KKI yang memiliki perhatian khusus terhadap orang-orang dengan ganguan jiwa (difabel mental) di Kabupaten Ende,” katanya.

Yeremias menambahkan, apa yang dibuat oleh KKI adalah sebuah kegiatan langka, dan tidak semua orang bisa melakukannnya. Sampai sekarang kami belum siapkan dana khusus untuk kegiatan semacam ini, tetapi kalau sekadar bantuan berupa mobil atau pegawai untuk ikut mengantar, kami di Dinsos siap,” katanya.

Yeremias menambahkan, untuk  dana khusus bagi kegiatan seperti yang dijalankan KKI saat ini belum tersedia. Ia menyarankan KKI untuk melakukan pendekatan langsung ke Bupati Ende.

“Proposal dana untuk kebutuhan rakyat, khususnya dari dana Bansos harus datang dari masyarakat itu sendiri, bukan melewati Dinas Sosial. Dana itu untuk kebutuhan rakyat,” katanya.

Apalagi ada kelompok yang mengadvokasi orang-orang kecil seperti orang dengan gangguan jiwa untuk perawatan di Panti. Menurutnya, Dinas Sosial akan tetap bekerja sama dengan KKI untuk coba menolong orang-orang gangguan jiwa.*** (Flores Pos, 10 Mei 2016)

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s