Pembentukan Provinsi Flores Tidak Diakomodasi

Provinsi Flores

Kreasi di media sosial mendulang dukungan pembentukan provinsi Flores.

  • DOB Hanya untuk Daerah Perbatasan

Oleh Wim de Rozari

Mbay, Flores Pos — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal NTT, Syafrudin Atasoge, mengatakan, daerah otonomi baru (DOB) hanya untuk daerah perbatasan, daerah terluar dan kawasan strategis nasional.

Syafrudin Atasoge

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal NTT, Syafrudin Atasoge

Dalam kuota yang ditetapkan pemerintah pusat, pembentukan Provinsi Flores tidak diakomodasi.

Syafrudin mengatakan ini ketika bersilaturahmi dengan Jemaah Masjid Baiturrahman Alorongga, Mbay, Kabupaten Nagekeo, Flores, di Masjid Baiturrahman Alorongga, Kamis (19/5) malam.

Menurutnya, syarat pemekaran provinsi atau kabupaten tidak memungkinkan terbentuknya Flores, maupun Kabupaten Adonara dan Kota Madya Maumere.

“Pemerintah tidak mengakomodasi Adonara dan Maumere sebagai calon kabupaten dan calon kota madya,” katanya.

Syafrudin menambahkan, DPD telah menyikapi masalah tersebut dengan mengusulkan pemekaran enam kabupaten baru dan satu kota madya sebagai pengakomodasian aspirasi dari bawah.

DPD, kata Syafrudin, tidak mengusulkan pembentukan Provinsi Flores karena usulan Provinsi Flores dari masyarakat tidak pernah masuk ke DPD.

Sementara kuota pemekaran satu provinsi baru untuk NTT sesuai kuota yang diberikan pemerintah pusat justru perihal pembentukan Provinsi Timor karena Timor berbatasan langsung dengan negara lain, Timor Leste.

Pada kesempatan itu, Syafrudin yang merupakan anggota DPD termuda asal NTT, juga mengatakan, saat ini ada fenomena pemekaran kelurahan menjadi desa karena aliran dana yang begitu besar.

“Padahal, dalam beberapa waktu ke depan, kelurahan akan diperlakukan sama dengan desa termasuk alokasi anggaran,” katanya.*** (Flores Pos, Sabtu, 21 Mei 2016)

Advertisements

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s