PMKRI Laporkan Kabag Umum Ende ke Polisi

Demo PMRI3

Aktivis PMKRI, korban pemukulan oleh polisi di Ende, digotong oleh teman-temannya menuju RSUD Ende untuk dirawat dan divisum.

Oleh Willy Aran

Bastian Bata2

Presidium Gerakan Masyarakat (Germas) PMKRI Cabang Ende, Bastian Bata

Ende, Flores Pos — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende Santo Yohanes Don Bosco melaporkan atau mengadukan Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat Daerah (Setda) Ende, Abdulah  Langga, ke Kepolisian Resor Ende, Senin (16/5).

Materi laporan terkait perbuatan tidak menyenangkan saat aksi demo di Kantor Bupati Ende, Senin (9/5) pekan lalu. Menurut tanda bukti laporan dari Kepolisian Negara RI Daerah NTT Resor Ende Nomor TBL/89/V/2016/Res Ende, PMKRI melaporkan Kabag Umum Ende Abdulah  Langga dengan perkara membuat perasaan tidak menyenangkan. Surat tanda bukti penerimaan laporan dari Polres Ende ditandatangani Kanit I SPKT, Abdullah Jumad.

Presidium Gerakan Masyarakat (Germas) PMKRI Cabang Ende, Bastian Bata, mengatakan bahwa perkara perbuatan tidak menyenangkan ini dilaporkan oleh PMKRI secara organisasi pada Senin (16/5). PMKRI melaporkan tindakan tidak menyenangkan dari Kabag Langga kepada aktivis PMKRI tersebut saat PMKRI melakukan aksi di halaman parkir Kantor Bupati Ende, Senin (9/5) pekan lalu.

Menurut Bastian, Kabag Langga saat itu terlibat memprovokasi keadaan dengan mengeluarkan kata-kata “mahasiswa bodoh, kurang ajar” dan menyuruh memukul aktivis PMKRI Ende saat aksi di depan Kantor Bupati Ende.

Juga Laporkan Pol PP dan Polisi Polres Ende

Bastian juga mengatakan, selain melaporkan Kabag Langga, PMKRI Ende juga melaporkan Satpol PP Ende yang terlibat dalam perbuatan tidak menyenangkan saat aksi demonstrasi tersebut. PMKRI Ende juga telah melaporkan kasus pemukulan saat aksi yang dilakukan oleh oknum anggota polisi Polres Ende dengan laporan tindakan pidana pemukulan dan penganiayaan.

“PMKRI Ende mengharapkan agar polisi menindaklanjuti laporan ini untuk proses hukum selanjutnya,” katanya.

“Kami merasa kecewa dengan perbuatan ini. Aksi yang kami lakukan itu bukan untuk kepentingan kami tetapi kepentingan masyarakat Kabupaten Ende. Kami berharap laporan ini ditindaklanjuti oleh polisi untuk proses hukum selanjutnya. Kami juga merasa kecewa karena PNS bisa melakukan hal seperti ini,” katanya.

Siap Penuhi Panggilan

Kabag Abdulah Langga yang diminta komentarnya terkait pelaporan itu mengatakan, dirinya siap memenuhi panggilan polisi. Langga membantah atas isi laporan oleh PMKRI Cabang Ende. Menurutnya, dirinya tidak melakukan apa-apa atau tidak mengeluarkan kata-kata apa pun saat aksi demonstrasi tersebut. Laporan tersebut merupakan fitnah karena saat itu dirinya hanya menonton.

“Awalnya mereka datang untuk ketemu bupati dan wakil bupati tetapi saat itu Pol PP yang sedang piket menyampaikan bahwa bupati dan wakil bupati tidak berada di tempat.  Dan saya tidak mengatakan apa pun saat itu. Saya hanya berdiri dan menonton dari tangga. Ini tidak benar dan fitnah. Kalau memang sudah dilaporkan, maka saya siap memenuhi panggilan untuk diperiksa,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ende, AKP Abdulrahman Aba Mean, saat dikonfirmasi Flores Pos melalui pesan BBM, Jumat (20/5),  terkait dengan laporan dari PMKRI Ende ini menjawab melalui balasan pesan BBM bahwa dirinya masih sibuk dengan pengamanan Tour de Flores (TdF).

Ketika ditanya lagi, apakah benar ada laporan dari PMKRI terhadap Kabag Umum Abdulah Langga, Aba Mean tidak  membalasnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, Pusat Kajian dan Advokasi Masyarakat (Pusam) Indonesia dan alumni PMKRI mengecam tindakan arogan dan anarkis oknum polisi yang  melakukan pemukulan terhadap seorang aktivis PMKRI Ende saat aksi demonstrasi PMKRI Ende di halaman Kantor Bupati Ende, Senin (9/5).*** (Flores Pos, 21 Mei 2016)

Advertisements

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s