Seribu Lilin dan Surat Harapan untuk Korban Narkoba

Peserta Narkoba

Peserta Malam Puisi yang digelar Komunitas Sare dalam rangka memaknai Hari Anti Narkoba Internasional 2016 di Aula Stipar Ende, Sabtu (25/6). Tampak barisan depan Mantan Ketua Stipar Ende Romo Domi Nong, Kasat Narkoba Polres Ende IPTU Fayadin Samkita, dan Pater John Balan SVD dari Campus Ministry Universitas Flores. Kursi kosong disiapkan untuk pendamping dan kru Anak Muda Claretian (AMC) Pu’urere Ende.

Nyalakan Lilin

Peserta Malam Puisi menyalakan lilin tepat di bawah papan berisi potongan-potongan Kertas Harapan yang membentuk tulisan “No Drugs”.

  •  Malam Puisi Ke-33 Peringati HANI 2016

Oleh Avent Saur

Ende, Flores Pos — Penyalaan seribu lilin untuk korban narkoba mewarnai acara Malam Puisi ke-33  yang digelar Komunitas Sastra Rakyat Ende (Sare) di Aula Mgr. Donatus Djagom SVD Stipar Ende, Sabtu (25/6). Acara ini dalam rangka memaknai Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2016.

Penyalaan seribu lilin diawali dengan puisi doa yang dibawakan oleh penyair senior sekaligus pembina Komunitas Sare, Pater John Dami Mukese SVD.

Dalam puisi doanya, Pater John Dami mendoakan para korban narkoba, penyintas dan penyebar narkoba, gembong narkoba dan doa untuk para penegak hukum.

Sebelum penyalaan lilin, dilakukan penempelan potongan-potongan kertas berisi harapan peserta terkait masalah penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

Kertas-kertas itu ditempelkan pada papan oleh orang yang mewakili Komunitas Sare dan Anak Muda Claterian (AMC) serta Stipar Ende dan KLPMAF-Child Fund Internasional, serta yang mewakili undangan lainnya. Penempelan ratusan potongan harapan itu membentuk kata “No Drugs” (tidak terhadap narkoba).

Terang dan Harapan

Ketua Komunitas Sare, Robertus Nanga No’o mengatakan, penyalaan seribu lilin bermaksud sebagai terang dan harapan bagi para korban narkoba dalam pelbagai upaya pemulihan atas kondisi fisik dan psikologis mereka. Terang lilin juga menjadi harapan masyarakat kepada para produsen dan pengedar narkoba agar segera berbalik dari perilaku kejahatannya.

“Lilin ini juga tentu menjadi terang harapan kepada para penegak hukum untuk membangun sistem yang baik dan menghukum para penjahat narkoba dengan tetap mempertimbangkan hak asasinya sebagai manusia,” katanya.

“Talk Show”

Selain acara seribu lilin sebagai acara penutup, malam puisi itu juga diisi dengan pelbagai acara puisi dan musikalisasi puisi, nyanyian dan fragmen, serta talk show dengan tiga pemateri (dr Heny Ratnawati dari RSUD Ende, Pater John Balan SVD dari Campus Ministry Universitas Flores, dan IPTU Fayadin Samkita dari (kepala) Satuan Narkoba Polres Ende.

Pater John mengapresiasi inisiatif Komunitas Sare yang menghimpun kaum muda untuk berbicara tentang masalah sosial seperti penyalahgunaan narkoba dan mengekspresikan kebolehan mereka dalam bentuk yang positif. Ini berguna untuk bersatu melawan hal-hal yang tidak mendukung pembentukan pribadi yang berkualitas.

“Ada banyak persoalan yang mesti dibahas terkait kaum muda. Bukan cuma dalam talk show pada malam puisi ini, melainkan juga bisa kita selenggarakan acara lain yang berbicara tentang bagaimana mencari solusi terhadap pelbagai persoalan yang mendera kaum muda saat ini,” ujarnya.

Peserta

Dalam malam puisi ini, Komunitas Sare bekerja sama dengan Stipar Ende, Satuan Narkoba Polres Ende, Anak Muda Claretian (AMC) Pu’urere Ende, Komisi Penanggulangn AIDS (KPA) Kabupaten Ende dan Konsorsium Lembaga Pemberdayaan Anak dan Masyarakat Flores (KLPAMF)-Child Fund Internasional, serta didukung oleh PT Wings Food Indonesia Cabang Ende.

Hadir pada kesempatan itu, Pembina Komunitas Sare Pater John Dami Mukese SVD, Pendamping Komunitas Sare Pater Avent Saur SVD, Kasat Narkoba Polres Ende IPTU Fayadin Samkita, Mahasiswa dan dosen Stipar Ende, pendamping dan kru AMC Pu’urere Pater Paul Jeramun CMF.

Hadir juga undangan dari Komunitas Puisi JeLaTa PBSI Universitas Flores dan para guru SM3T Semarang dan Bali, dan para dosen PBSI Universitas Flores serta PMKRI Cabang Ende.

Acara dipandu MC Irin Ria dari RRI Ende dan Yos dari KLPAMF-Child Fund Internasional.

Selain malam puisi, Komunitas Sare dan pihak-pihak yang bekerja sama juga menggelar kampanye anti penyalahgunaan narkoba di simpang lima Kota Ende pada Minggu (26/6), hari puncak HANI 2016.

Peserta kampanye memasang spanduk di pinggir jalan dan membagikan stiker bertuliskan “Ma’e Pake Narkoba, Bro!” kepada para pengguna jalan.*** (Flores Pos, Rabu, 29 Juni 2016)

Panggung Malam Puisi

Panggung

Advertisements

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s