Masyarakat Diajak Maknai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2016

kki

Cuplikan dokumen berita koran Flores Pos, Jumat, 7 Oktober 2016

  • Kelompok Kasih Insanis (KKI) Gelar Aneka Kegiatan

Oleh Avent Saur

Ende, Flores Pos — Kelompok Kasih Insanis (KKI) Ende yang khusus peduli terhadap orang dengan gangguan jiwa mengajak masyarakat untuk memaknai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia yang jatuh pada 10 Oktober 2016.

Dalam rencana, KKI akan menggelar aneka kegiatan, antara lain seminar kesehatan jiwa, malam puisi sastra-kemanusiaan dan kampanye kesehatan jiwa.

Tiga Kegiatan

Bruder Pio Hayon, SVD

Bruder Pio Hayon, SVD

Sekretaris KKI Bruder Pio Hayon SVD mengatakan, kegiatan-kegiatan ini dijalankan selama tiga hari, 8-10 Oktober. Seminar kesehatan jiwa, katanya, akan digelar di Aula Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Santa Ursula Ende pada Sabtu, 8 Oktober 2016.

Seminar yang bertema “Mengangkat Martabat Orang dengan Gangguan Jiwa” itu akan menghadirkan dua pembicara, antara lain Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende Yeremias Bore dan ahli jiwa dari RSUD SK Lerik Kupang dr. Niniek Widiandriany SpKJ. Akan hadir juga pihak Panti Rehabilitasi Jiwa Renceng Mose di Ruteng, Manggarai, baik kepala panti maupun mantan ODGJ.

Sementara itu, lanjutnya, malam puisi akan dilaksanakan di Aula Biara Santo Konradus Ende pada Minggu, 9 Oktober 2016 dengan tema “Sastra dan Kemanusiaan Orang dengan Gangguan Jiwa”.

Kampanye kesehatan jiwa pada hari puncak, dengan tema “Bebas Pasung, Bebas Stigma Orang dengan Gangguan Jiwa”, KKI dan undangan akan memberikan makan-minum kepada orang-orang sakit jiwa yang berkeliaran di jalan-jalan dalam Kota Ende dan sekitarnya. KKI juga akan membongkar pasungan orang sakit jiwa di Roworeke. Kampanye akan dilaksanakan, Senin, 10 Oktober 2016.

“Usai dilepaskan dari pasungan, orang sakit jiwa dimaksud akan diantar ke Panti Rehabilitasi Jiwa Renceng Mose di Ruteng, Manggarai. Bersama dengan dia, dua orang sakit jiwa lainnya akan diantar juga ke Panti Renceng Mose,” kata Bruder Pio, Kamis (6/10).

Ajakan

Menurut Bruder Pio Hayon, masyarakat diajak untuk memaknai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2016 agar masyarakat dari pelbagai kalangan mencoba mewujudkan kepedulian terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Sudah ada ratusan ODGJ yang didata KKI, dan mereka tersingkir dari pelbagai aspek kehidupan: sosial-budaya, politik, religius, ekonomi dan kesehatan.

“Panitia sudah siap menyelenggarakan kegiatan-kegiatan ini. Yang mau dicapai adalah adanya perubahan pandangan dan sikap negatif terhadap ODGJ,” tuturnya.

Dinsos Dukung

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende, Yeremias Bore

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende, Yeremias Bore

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende, Yeremias Bore, yang ditemui Flores Pos, Selasa (4/10) di ruang kerjanya, menyatakan dukungannya terhadap terobosan KKI dalam memaknai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2016. Dari sisi kebijakan politik pemerintahan, kata Yeremias, belum ada alokasi khusus terkait anggaran untuk ODGJ. Pihaknya terus memerjuangkan adanya alokasi anggaran tersebut.

“Selama ini, kami belum berbuat banyak terkait penanganan rehabilitasi ODGJ. Beberapa kali kami membantu ODGJ yang didampingi KKI untuk mengantarnya ke Panti Santa Dymphna di Maumere dan ke Panti Renceng Mose di Ruteng, Manggarai,” katanya.

Yeremias berharap melalui kegiatan-kegiatan memaknai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2016, pelbagai pihak dicerahkan untuk mulai memerhatikan ODGJ yang selama ini kurang mendapat perhatian.*** (Flores Pos, Jumat, 7 Oktober 2016)

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , . Bookmark the permalink.

1 Response to Masyarakat Diajak Maknai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2016

  1. Lia says:

    Penderita gangguan jiwa yg dikucilkan/dipasung tidaklah menyembuhkan, justru membuat penyakit mereka makin parah. Mereka harus diberi motivasi, dirangkul dan jangan dikasih beban mental yg terlalu berat.
    Mereka adalah kita, dan kita adalah mereka. Tidak ada kesehatan tanpa kesehatan jiwa. Mari kita dukung kesehatan jiwa di Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s