Guru Memanusiakan Manusia

  •  Hari Guru di SDK Yos Sudarso Maumere

Oleh Wall Abulat

guru

Ilustrasi kegiatan belajar mengajar dengan fasilitas memprihatinkan.

Maumere, Flores Pos — Guru berperan untuk memanusiakan manusia. Dengan semua ilmu yang dimilikinya, guru menjalankan peran itu dengan ketulusan dan pengabdian tanpa henti.

Kepala Sekolah (Kasek) SDK Yos Sudarso Suster Ancilla Kaka SCMM mengatakan itu saat memimpin upacara bendera peringatan Hari Guru Nasional Ke-71 di halaman lembaga pendidikan itu, Jumat (25/11).

Selain upacara bendera, peringatan Hari Guru Nasional tampak meriah ditandai dengan kemasan acara yang disiapkan secara rapi. Ada juga pertunjukan pelbagai kreasi seni yang dibawakan siswa-siswi SDK Yos Sudarso.

Kasek Suster Ancilla mengemukakan bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang memanusiakan manusia, yang memberikan ilmu dengan pengabdian yang tulus, penuh sabar, cinta kasih, dan rela berkorban untuk para anak didiknya.

Menurut Suster Ancilla, seorang guru dengan segala keterbatasannya memberikan jasa yang tak ternilai harganya kepada anak didik.

“Seorang guru menjadi pelita bangsa, menerangi dan menuntun anak didiknya ke arah impian yang penuh dengan cahaya harapan, agar anak didiknya bisa hidup sejajar dengan bangsa lain di dunia ini,” katanya.

Terima Kasih

Pada kesempatan tersebut, Suster Ancilla juga menyampaikan terima kasih kepada para guru, khususnya guru-guru yang telah, sedang dan akan terus menanamkan nilai, ilmu, dalam upaya mendidik dan menghasilkan manusia yang bermutu, generasi masa depan bangsa dan Gereja.

“Terima kasih berlimpah kami tujukan kepada para guru, khususnya yang mengabdi di SDK Yos Sudarso. Mari, kita berjalan bersama dalam mendidik anak bangsa yang telah dipercayakan kepada kita,” katanya.

Aneka Atraksi

Disaksikan media ini, untuk memaknai Hari Guru ini, para siswa dari
kelas 1 hingga kelas VI lembaga pendidikan itu membawakan aneka
atraksi di antaranya membacakan puisi, tarian hegong kreasi, nyanyi,
dan aneka tarian lainnya.*** (Flores Pos, 26 November 2016)

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s