Pembunuh Istri Akan Diperiksa di RS Jiwa Makassar

bunuh

Ilustrasi kasus pembunuhan

  •  Bunuh Pakai Setrika Listrik

Oleh Wall Abulat

Maumere, Flores Pos — Penyidik Polres Sikka akan membawa tersangka Anselmus Urbadus Baek (35), pelaku pembunuhan istrinya dengan setrika ke Rumah Sakit Jiwa Makassar untuk dites kejiwaannya. Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa sehingga menghabisi nyawa istrinya Arwarensa Yohana Jiti (31) pada 22 November 2016.

Kasubag Humas Polres Sikka, Ipda Margono, kepada media ini, Selasa (29/11) menjelaskan, upaya memeriksa tersangka di RS Jiwa Makassar dilakukan karena berdasarkan pengembangan keterangan yang dilakukan penyidik diperoleh informasi awal bahwa pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.

“Untuk memastikan apakah yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa atau tidak, itu hanya diketahui melalui pemeriksaan di RS Jiwa,” kata Margono.

Margono mengaku bahwa dalam waktu dekat penyidik akan membawa yang bersangkutan dengan menggunakan Kapal Laut.

“Kalau kapal laut sudah ada, maka penyidik akan membawa yang bersangkutan ke RS Jiwa Makassar,” kata Margono.

Enggan Berikan Keterangan

Sementara Kapolres Sikka, AKBP I Made Kusuma Jaya, menambahkan bahwa langkah pemeriksaan tersangka di RS Jiwa dilakukan karena selama yang bersangkutan ditahan di sel Polres Sikka, ia bertingkah tidak normal, sering berbicara sendiri, dan agak susah memberikan keterangan terkait kasus pembunuhan itu.

“Untuk memastikan apakah pelaku mengalami gangguan jiwa, maka perlu dilakukan pemeriksaan di RS Jiwa Makassar,” kata Kapolres.

Diberitakan media ini sebelumnya, Warga Wolomotong, Desa Wolomotong, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka pada Selasa (22/11) pagi, geger dengan kasus pembunuhan oleh suami Anselmus Urbadus Baek (35) terhadap istinya Arwarensa Yohani Jiti (31). Sang suami nekat menghabisi nyawa istrinya itu dengan menggunakan besi setrika yang dipukulkan berkali-kali ke kepala korban.

Kepala korban yang bersimbah darah terkapar di lantai rumah. Usai memukul istrinya dengan setrika dan sudah tak berdaya, pelaku langsung keluar dari rumah dan meninggalkan tiga anak mereka yang masih kecil.

Kapolres Sikka, AKBP I Made Kusuma Jaya, yang dihubungi media ini, Selasa (22/11), menjelaskan, tim Polsek Bola sudah menangani kasus pembunuhan  di Desa Wolomotong itu.

“Polisi sudah mengolah tempat kejadian perkara (TKP), dan telah mengevakuasi jenazah korban untuk divisum,” kata Kapolres.*** (Flores Pos, 30 November 2016)

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s