Pemda Ende Pasang Videotron Senilai Rp773 Juta

videotron

VIDEOTRON – Inilah videotron yang dipasang Pemda Ende di Gerbang masuk Bandara Aroeboesman Ende beberapa hari lalu. Gambar diambil, Rabu (14/12).

  • Warga Ende: Hanya Habiskan Anggaran

Oleh Silvano Keo Bhaghi

Ende, Flores Pos — Pemerintah Daerah (Pemda) Ende memasang videotron senilai Rp773 juta di simpang lima Jalan El Tari – Kelimutu – Ahmad Yani – Gatot Subroto, Kelurahan Mautapaga, tepatnya di gerbang masuk menuju Bandara H Aroeboesman Ende.

Pantauan Flores Pos, para pengguna jalan sempat menonton videotron selama beberapa saat sebelum melanjutkan perjalanan. Videotron yang berukuran lumayan besar itu sudah bisa diakses para pengguna jalan sejak beberapa meter sebelum lokasi penempatan videotron.

Sarana Publikasi dan Iklan

Kabag Humas Setda Ende, Kanisius Poto, kepada Flores Pos via telepon mengatakan, tujuan pemasangan videotron adalah menjadi sarana publikasi, informasi dan iklan bagi masyarakat Kabupaten Ende. Melalui videotron, masyarakat dapat mengakses informasi tentang program kerja pemerintah, proses pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan lainnya.

“Masyarakat dapat mengakses semua informasi, baik bergerak maupun tak bergerak. Fungsi videotron tidak miliki perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan media lainnya. Akan tetapi, spesifikasi videotron adalah adanya informasi bergerak,” katanya.

Poto mengatakan, sumber dana pengadaan videotron yang berjenis LED berasal dari APBD II Kabupaten Ende. Besaran anggaran mencapai Rp773 juta.

“Videotron tentu memiliki manfaat bagi masyarakat. Masyarakat dapat mengakses informasi tentang pembangunan dan kegiatan pemerintah. Kalau para pemimpin SKPD setuju, mereka dapat memasang program kerja instansi dalam videotron tersebut dengan durasi selama sepersekian detik,” katanya.

Poto mengharapkan, pemasangan videotron dapat meningkatkan aspek transparansi kebijakan publik pemerintah kepada masyarakat. Dengan demikian, interaksi antara pemerintah dan masyarakat senantiasa dibangun.

“Kalau masyarakat dan SKPD mau gunakan videotron, silahkan!” katanya.

Pertanyakan Manfaat

Warga Kota Ende, Martinus Ndua, mempertanyakan manfaat langsung pemasangan videotron untuk masyarakat. Menurutnya, pemasangan videotron hanya menghabiskan anggaran.

“Jangan sampai hanya untuk reklame dan kampanye untuk menyenangkan elite. Coba kita tanya masyarakat desa, apakah mereka dapat manfaat? Ende termasuk daerah miskin. Apakah orang miskin dapat sesuatu dari videotron itu? Kesannya, pemerintah lebih suka hura-hura,” katanya.*** (Flores Pos, 15 Desember 2016)

Advertisements

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s