Wabup Djafar Pimpin Pembongkaran Kandang ODGJ

bongkar-kandang-odgj

Wabup Ende Djafar Achmad dan Ketua KKI Pater Avent Saur SVD berdiri di sisi kandang sebelum pembongkaran, Sabtu (25/2).

  • Di Roworeke, Kelurahan Rewarangga

Oleh Anton Harus

Ende, Flores Pos Wakil Bupati Ende Djafar Achmad memimpin pembongkaran kandang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kampung Nuamere, Lorong Gua Maria, Kelurahan Rewarangga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, Sabtu (25/2).

Pembongkaran kandang ODGJ dilakukan dalam rangka Hari Ulang Tahun Pertama Kelompok Kasih Insanis (KKI) Peduli Orang dengan Gangguan Jiwa, 25 Februari 2017.

Hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Ende Hery Wadhi, Ketua Komisi III DPRD Ende Yulius Cesar Nonga, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende Yeremias Bore, pihak Dinkes Ende dan RSUD Ende serta puskesmas.

Hadir juga para lurah, kru KKI, keluarga ODGJ dan warga kampung Nuamere, aparat Kepolisian Sektor Wolowona dan Kepolisian Resor Ende, kru Kelompok Widow-wati Ende, Pastor Rekan Paroki Roworeke Romo Egi Parera, dan undangan lainnya.

Siap Mengurus ODGJ

Sebelum pembongkaran kandang, Wabup Djafar mengatakan, negara memiliki kewajiban untuk mengurus masalah warganya entah urusan itu diminta atau tidak diminta oleh warga. Ia mengakui bahwa untuk urusan orang dengan gangguan jiwa selama ini negara belum menjalankan kewajiban.

Karena itu, Wabup Djafar mengapresiasi KKI yang telah memulai aksi kemanusiaan yang selama ini diabaikan oleh pemerintah. Kehadiran KKI baginya merupakan sebuah dorongan yang kuat terhadap kerja pemerintah.

“Untuk kedua kalinya, saya menghadiri undangan KKI untuk bongkar pasungan ODGJ. Kini buka kandang ODGJ. Diharapkan, pasung dan kandang seperti ini tidak akan ada lagi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Djafar meminta semua lurah dan kepala desa serta camat untuk mendatakan orang dengan gangguan jiwa di wilayahnya masing-masing, terutama yang terpasung. Ini bertujuan agar pemerintah segera mengambil kebijakan untuk mengatasi masalah ini.

“Lurah mesti tahu kondisi warganya, terutama yang terpasung. Jangan KKI tahu duluan, baru kemudian lurah atau kepala desa tahu masalah warganya,” katanya.

Menurut Djafar, pemerintah sering kali cenderung normatif sehingga kurang memperhatikan masalah-masalah sosial kemanusiaan secara spontan.

Pihaknya berterima kasih kepada kelompok sosial seperti KKI yang telah melakukan kerja nyata dan mendorong pemerintah untuk mencari solusi terhadap masalah ODGJ di Kabupaten Ende.

“Saya sendiri menyatakan siap bergabung dalam KKI untuk secara bersama melakukan kerja kemanusiaan ini. Ini pekerjaan luar biasa,” katanya.

Kontribusi DPRD

Sementara itu, Ketua DPRD Ende Hery Wadhi mengatakan, akan mendukung secara nyata kegiatan KKI melalui pelbagai kebijakan yang nanti direkomendasikan oleh KKI. DPRD akan memberikan kontribusi seturut kapasitasnya.

Marsel Petu dan Hery Wadhi

Bupati Ende Marsel Petu dan Ketua DPRD Ende Hery Wadhi

“Kami tunggu rekomendasi tersebut yang mungkin akan dirumuskan melalui kegiatan HUT ini,” katanya.

Hery Wadhi juga menyampaikan apresiasi kepada KKI yang telah memilih jalur kemanusiaan ini untuk berbakti kepada negara. Diharapkan semua pihak termasuk DPRD memiliki komitmen yang didasari kejujuran hati untuk mengatasi masalah terkait ODGJ di Kabupaten Ende.

“Ketua KKI Pater Avent Saur SVD pernah menemui saya di Kantor DPRD Ende untuk membicarakan kebijakan KKI dan meminta partisipasi dalam kegiatan KKI. Kami bertekad untuk mendukung secara nyata kegiatan kemanusiaan ini melalui kebijakan yang akan kami ambil nanti,” katanya.

Bebas Pasung dan Bebas Stigma

Pendiri dan Ketua Kelompok Kasih Insanis (KKI) Peduli Orang dengan Gangguan Jiwa dalam kata sambutannya mengatakan, KKI dibentuk pada 25 Februari 2016 dilatari oleh adanya masalah orang dengan gangguan jiwa di Ende. Kini dalam bank data KKI yang dikumpulkan sejak Februari 2016, ada 192 ODGJ di Kabupaten Ende.

“Ini data sementara, dan pasti ada lagi ODGJ lain yang tersebar di pelbagai wilayah di Kabupaten Ende,” kata Pater Avent.

Menurut Pater Avent, kegiatan kemanusiaan yang dijalankan KKI bukan hanya untuk memulihkan masalah penderita gangguan jiwa.

KKI bekerja juga untuk membongkar pikiran negatif masyarakat atau stigma sosial dan para pemimpin politik serta pemimpin agama atau pelbagai pihak yang memandang sebelah mata masalah ODGJ.

Selain itu, KKI juga bekerja untuk mengubah tindakan negatif terhadap orang dengan gangguan jiwa.

KKI berusaha mencerahkan masyarakat dan para pemangku kepentingan terutama pemerintah untuk bersama-sama menyelamatkan ODGJ dari tindakan dan kekerasan yang menindas martabat mereka sebagai manusia.

“Kita hormati orang lain bukan karena orang itu bupati atau wakil bupati, atau bukan karena orang itu ketua DPRD atau pemimpin agama. Seseorang dihormati mesti karena di dalam dirinya ia memiliki martabat terberi. Hormati sesama karena kita ini sesama manusia, bukan karena kapasitas-kapasitas tertentu,” tuturnya.

Pater Avent juga berterima kasih kepada pelbagai pihak termasuk pemerintah untuk bersedia menghadiri undangan KKI, sebuah kelompok yang sangat kecil dan sederhana. Ia berharap pemerintah memiliki kebijakan nyata terhadap masalah ODGJ di Ende.*** (Flores Pos, 2 Maret 2017)

kandang-odgj

Suasana sebelum pembongkaran kandang ODGJ di Kampung Nuamere, Kelurahan Rewarangga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende.

Advertisements

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s