Boni Hargens Ungguli Figur Lain

Boni Hargens

  • Survei Areopagus Indonesia tentang Calon Gubernur NTT

Jakarta, Flores Pos — Dukungan agar Boni Hargens ikut berlaga dalam Pilgub NTT 2018 kian menguat. Selain munculnya dorongan dari sejumlah tokoh, hasil survei lembaga riset Areopagus Indonesia yang dirilis di Jakarta pada Selasa, 16 Mei 2017 mengonfirmasi derasnya dukungan untuk tokoh muda dari Manggarai tersebut.

Dalam survei online terkait figur pemimpin NTT 2018-2023 itu, nama Boni bertengger di posisi teratas, mengalahkan sejumlan nama lain, termasuk yang selama ini sudah mendeklarasikan diri untuk maju.

Yanto Fulgenz, Direktur Areopagus Indonesia

Yanto Fulgenz, Direktur Areopagus Indonesia, mengatakan, dengan raihan 20,8 persen, Boni terpaut jauh dengan figur seperti Benny Harman (14,6), Raymundus Fernandez (13,4), Esthon Foenay (6,7), Kristo Blasin (5,3), Melky Lakalena (5), Andre Garu (3,3) dan Adinda Lebu Raya (2,6).

Dalam survei ini, jelas dia, ada total 45 nama yang disebut para netizen, namun tim riset kemudian hanya memilih 13 nama yang mencapai dukungan di atas 2 %.

Yanto mengatakan, survei yang digelar pada 23 April sampai 13 Mei ini dengan total sampel 436 responden, berupaya mengidentifikasi lebih awal bakal calon, karakteristik netizen, dan persoalan yang menarik perhatian netizen.

Haris Putra Mbon, Manajer Riset Areopagus Indonesia, menjelaskan, survei ini menggunakan metode nonprobability sampling, khususnya teknik sampling aksidental dan desain survei adalah cross sectional study.

“Metode pengumpulan data adalah kuesioner disebarkan kepada netizen yang berasal dari NTT melalui media sosial. Kuesioner tidak hanya dibagikan kepada perorangan tetapi juga grup-grup media sosial netizen warga NTT,” kata Haris.

Harapan untuk Pemimpin Baru

Survei ini juga, antara lain berhasil memetahkan lima harapan warga NTT bagi pemimpin baru.

Lima harapan itu, kata Yanto, adalah pemberantasan korupsi, kualitas pendidikan yang baik, terentasnya masalah kemiskinan, perbaikan dan pengembangan infrastruktur serta reformasi birokrasi.

“Untuk bisa memenuhi harapan-harapan itu, netizen merindukan kandidat pemimpin yang tegas, cerdas, jujur, berani, merakyat dan berintegritas,” ungkapnya.

Yanto mengatakan, ada kaitan antara harapan netizen untuk pemimpin baru dengan pilihan mereka terhadap sosok seperti Boni.

“Dari 5 nilai pemimpin ideal yang diharapkan netizen, mereka menilai ada 3 yang dimiliki Boni, yaitu cerdas, jujur, dan tegas,” katanya.

Tidak hanya itu, jelas dia, lima persoalan utama NTT yang ditemukan dalam survei, memiliki hubungan langsung dengan tingkat dominasi netizen memilih Boni.

“Ini khususnya terkait persoalan kualitas pendidikan, pembangunan infrastruktur yang tidak merata dan reformasi birokrasi yang belum tuntas,” katanya.

Rindu Figur Muda

Menanggapi temuan survei ini, Frits Fioz, Ketua Forum Masyarakat NTT, mengatakan, dengan kuatnya dukungan untuk Boni, tampaknya masyarakat NTT menginginkan tokoh muda dibanding tokoh-tokoh angkatan tua.

“Boni orang muda yang berpeluang besar untuk maju,” kata doktor asal TTU ini.

Ia menjelaskan, dengan kiprah Boni di level nasional, di mana gagasan-gagasannya cerdas, inovatif dan transformatif, maka ia menjadi pilihan ideal.

“NTT memang butuh sosok seperti dia untuk bisa melawan masalah-masalah menahun di provinsi itu,” katanya.

Fritz pun mengkritik pandangan banyak pihak yang sering mengatakan, pemimpin NTT haruslah orang yang menetap di wilayah NTT agar lebih memahami persoalan.

Ia mengatakan, “untuk mengenal NTT, tidak harus tinggal di sana.” Mengenal NTT, kata dia, juga diukur dengan bagaimana seseorang memperlihatkan kepedulian terhadap masalah-masalah di NTT.

“Ada orang yang lama tinggal di NTT tapi gagap untuk membaca akar persoalan kemiskinan, korupsi dan lain-lain,” katanya.

Ia menegaskan, Boni juga punya kapasitas terutama karena memiliki karakter tegas, berani dan visioner.

“Ada harapan kuat publik bahwa pemimpin baru NTT haruslah benar-benar beda dan revolusioner. Dan, harapan itu mereka letakkan pada sosok Boni,” tegasnya.

Tanggapan Boni Hargens

Sejauh ini, Boni belum menyatakan jawaban pasti terkait dukungan terhadap dirinya.

Dalam wawancara dengan Flores Pos, ia mengatakan, dirinya memang tidak pernah bermimpi menjadi gubernur.

“Karena saya bukan politisi partai yang mempunyai partai dan bukan juga pengusaha yang punya modal untuk berpolitik,” katanya.

Namun, menurut dia, kalau survei memang mencerminkan kehendak rakyat NTT, maka dia yakin Tuhan mempunyai cara-Nya sendiri untuk menciptakan perubahan bagi umat-Nya di NTT.

“Saya percaya bahwa Providentia Dei, Penyelenggaraan Ilahi, selalu hadir dalam niat baik dan kerja keras untuk kebaikan banyak orang,” katanya.

Ia menambahkan, di sisi lain, ia juga tidak bisa mengabaikan begitu saja amarah yang selalu muncul saat membicarakan situasi NTT.

“Kemarahan dalam diri saya melihat kemiskinan dan ketidakadilan di NTT sudah demikian besar,” katanya.

“Saya terbakar oleh amarah yang kuat terhadap kepemimpinan politik yang tidak punya hati untuk orang kecil, miskin dan papa,” tegas Boni. [oleh RD).*** (Flores Pos, 20 Mei 2017)

Advertisements

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s