Warga Nuamulu Bawa Beras Rusak ke DPRD

Berita koran Flores Pos, 4 Agustus 2017.

  • Kepala Bulog Minta Maaf

Oleh Anton Harus

Ende, Flores Pos — Warga Desa Nuamulu, Keca­matan Wolojita, Kabupaten Ende, mem­bawa beras bantuan peme­rintah dalam program Beras Sejah­tera (Rastra) tahun 2017 ke Kantor DPRD Ende, Kamis (3/8). Warga membawa beras yang dibagikan Bulog Subdivre Ende, Rabu (2/8), karena kondisinya rusak. Beras yang diterima warga tampak kekuning-kuningan, han­cur, berbau dan berkutu.

“Kami bawa beras ini sebagai contoh supaya bapak-bapak per­caya dan lihat sendiri. Ini beras su­dah hancur, berbau dan banyak kutu­nya. Kami terima beras dari Bulog, kemarin (Rabu 2/8) sore,” kata Juru Bicara, Margareta Wende Pati di Ruang Gabungan Komisi DPRD Ende, Kamis (3/7).

Menurut Margareta, setiap kepala keluarga (KK) mendapat 44 kilogram. Harga satu kilogram Rp2 ribu. Begitu dibuka ter­nyata berasnya rusak, berbau dan banyak kutu.

“Kami minta bapak-ba­pak dewan di sini bisa atasi ma­salah ini. Kalau di sini tidak bisa, kami akan ke Kantor Bupati Ende,” lanjutnya.

Masyarakat berkumpul di lobi DPRD Ende sebelum rapat dengan anggota DPRD. Tampak juru bicara masyarakat, Margareta Wende Pati (berdiri berbaju merah).

Warga Nuamulu yang disapa Erni ini mengatakan, kalau sejak awal mereka tahu bahwa beras yang dibagikan itu rusak parah dan sangat tidak layak dikonsumsi manusia, mereka  lebih baik menggunakan uang Rp88 ribu untuk membeli beras yang ada di pasar yang layak dikonsumsi.

“Beli sendiri di pasar ketimbang beli beras dengan harga murah dari pemerintah tetapi tidak bisa dimakan sama sekali,” tuturnya kesal.

Ia melanjutkan, “Ini memang beras bantuan untuk orang miskin. Tetapi jangan karena kami orang miskin, lalu diberikan beras yang rusak. Kami minta Bulog ganti beras yang ada dengan beras yang lebih baik,” kata Erni di hadapan anggota DPRD Ende dan Kepala Subdivre Bulog Ende, Guido XL Pareira.

Rapat yang berlangsung di Ruang Gabungan Komisi DPRD Ende, Kamis (3/8), tersebut dipimpin Julius C Nonga, dihadiri anggota DPRD Ende, Philipus Kami, John Pela, Eman Sala, Ruben Lay Riwu, Sensi Tany dan Kepala Subdivre Bulog Ende, Guido Pareira.

Segera Ganti

Anggota DPRD Ende dari Fraksi Partai Demokrat, Philipus Kami, meminta Bulog segera menggantikan beras sejahtera (Rastra) yang telah dibagikan kepada masyarakat. Menurutnya, beras yang dibagikan kepada masyarakat ini merupakan beras subsidi dan mestinya beras yang layak untuk dimakan oleh manusia.

Ia juga menengaskan bahwa negara hadir untuk menyejahterakan masyarakat. Beras yang dibagikan mesti layak dan juga mempunyai nilai gizi. Bantuan dari pemerintah  ini tidak hanya sekadar supaya rakyat kenyang, tetapi lebih dari itu, mesti memenuhi standar gizi dan kesehatan.

“Untuk itu, saya minta agar Bulog segera menggantikan beras rusak yang telah dibagikan kepada warga masyarakat Kabupaten Ende,” kata Philipus.

Mesti Disortir

Anggota DPRD Ende dari Fraksi Partai Gerindra, Eman Sala, mengatakan, keluhan tentang beras yang rusak ini tidak hanya terjadi di Nuamulu. Ketika melakukan reses di beberapa kecamatan, warga juga mengeluhkan hal serupa.

Menurut Eman Sala, Bulog Subdivre Ende tidak memiliki cukup daya untuk mengatasi masalah ini. Beras yang dibagikan kepada warga ini diadakan oleh pemerintah pusat, dan Bulog Ende hanya membagikan saja.

Untuk mengatasi masalah ini, lanjutnya, mesti ada kerja sama antara pemerintah daerah melalui bagian ekonomi, pemerintah kecamatan dan desa.  Sebelum dibagikan ke warga, beras tersebut mesti diperiksa dan diteliti secara baik.

Dengan demikian, menurutnya, ketika dibagikan kepada masyarakat, tidak ada masalah lagi. “Beras yang rusak tersebut tidak akan sampai ke tangan masyarakat kalau sebelumnya disortir dengan baik,” kata Eman.

Semua Rusak

Kepala Bulog Subdivre Ende, Guido Pareira, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang mendapatkan beras tidak layak di Kabupaten Ende. Beras yang tersedia di gudang Bulog saat ini semuanya dalam kondisi rusak.

“Beras yang dibagikan saat ini sudah diadakan sejak tahun 2016 silam.  Pembagiannya baru dilakukan tahun 2017,” katanya.

Menurut Guido, hampir semua beras yang ada di Bulog saat ini  kondisinya sama. Beras yang rusak ini bukan hanya terjadi di Ende. Ini juga terjadi hampir di semua wilayah.

“Beras yang kami bagikan sekarang, sebelumnya sudah kami bersihkan. Berasnya penuh dengan debu. Kalau bapak-bapak ada waktu bisa lihat langsung ke Gudang Bulog,” kata Guido.

Menjawab permintaan masyarakat dan DPRD Ende agar Bulog mengganti beras yang telah terlanjur dibagikan, Guido menyatakan siap untuk mengganti.

Suasana di ruang rapat gabungan komisi DPRD Ende.

Guido juga meminta masyarakat untuk mengumpulkan kembali beras yang rusak tersebut ke desa dan akan dibawa kembali ke Ende.

“Tetapi saya perlu sampaikan bahwa kami tidak bisa menjamin bahwa beras yang nanti dikirim tersebut seratus persen baik. Seperti saya sampaikan tadi, beras yang ada saat ini memang kondisinya hampir semua rusak,” katanya.

“Kami akan berupaya untuk memberikan beras yang lebih baik daripada beras yang ada sekarang. Bapak dan ibu bisa meminta bantuan kepala desa atau menghubungi langsung petugas kami untuk mengganti beras yang rusak tersebut,” kata Guido.*** (Flores Pos, 4 Agustus 2017)

Advertisements

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s