Warga Golo Muntas Minum Air Kubangan

Timba Air: Warga Golo Muntas di Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Pulau Flores, Provinsi NTT, menimba air kubangan untuk memenuhi kebutuhan minum, cuci, kakus, dan lain-lain.

Oleh Christo Lawudin

Ruteng, Flores Pos — Warga Desa Golo Muntas, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Flores, belum mendapat pelayanan air bersih.

Hal itu dibuktikan dengan pemanfaatan air kubangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, minum, masak, mandi dan cuci. Warga terpaksa menggunakan air kotor lantaran sulit mendapatkan air bersih.

Kepada wartawan di Ruteng, Rabu (24/5), anggota DPRD Manggarai, Rony Sahur, mengatakan, pihaknya baru saja mengunjungi kampung-kampung di Desa Golo Muntas dan sekitarnya.

Temuan di lapangan yang paling mencolok adalah krisis air bersih yang sudah lama sekali dialami masyarakat.

Akibatnya, warga menggunakan air yang ada dengan kondisi yang jauh dari bersih. Warga memanfaatkan air kubangan yang berada di sekitar kampungnya. Airnya tampak sangat kotor.

“Air itu genangan atau resapan selama musim hujan. Kalau musim kemarau, airnya hilang. Warga harus cari air di tempat jauh kalau kubangan kering,” katanya.

Dikatakannya bahwa wilayah itu sebetulnya terletak di pinggir hutan lebat. Tetapi letak kampung yang berada di lereng bukit yang terjal menyulitkan mereka.

Mata air berada jauh di kaki bukit. Untuk mendapatkan air yang bersih, warga mesti mendatangkannya dari Poco Leok yang jaraknya sangat jauh.

“Dua hal itu yang menyebabkan warga Desa Golo Muntas terus-menerus mengalami kesulitan air bersih,” tukasnya.

Pemerintah, kata anggota Dewan dari Nasdem itu, telah berupaya membangun jaringan bersih. Anggarannya dari APBD Provinsi tiga tahun lalu. Nilainya miliaran rupiah.

Tetapi, hasilnya tidak maksimal. Air tidak alirkan ke wilayah tersebut. Asas manfaatnya tidak sesuai dengan harapan masyarakat.

Menurutnya, hanya sebagian kecil saja warga yang terlayani air bersih. Warga tetap mengharapkan bantuan pemerintah untuk mengatasi masalah vital yang dialaminya.

Seorang anggota Dewan lain, Simon Wajong mengatakan, apa yang dialami warga Golo Muntas dan sekitarnya sudah berlangsung sejak dahulu. Warga memanfaatkan air seadanya saja karena sangat sulit mendapatkan air yang bersih dan sehat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dalam bebeapa kali mengunjungi masyarakat di wilayah itu, aspirasi dan keluhan utama adalah masalah air bersih.

“Apa yang dialami itu bukan hal baru. Kondisi geografi yang menyebabkan warga sulit mendapatkan sumber air. Mata air jauh di bawah kaki bukit.”

“Solusi air untuk mereka sebetulnya sudah ada, tetapi belum bisa menjawabi persoalan mereka,” katanya.

Menurutnya, proyek provinsi beberapa waktu lalu sebetulnya sudah bisa menjawabi persoalan masyarakat. Sayangnya, hasilnya tidak memuaskan karena airnya lebih banyak tidak mengalir ke wilayah itu.

Dikatakannya bahwa mungkin ada masalah teknis atau kurangnya kajian sehingga airnya bisa teralir dengan baik ke kampung-kampung.

Kondisi warga Golo Muntas dan sekitarnya, lanjut Simon Wajong, menjadi kian sulit pada musim kemarau. Air-air genangan di sekitar kampung akan tiada.

Wargapun harus bersusah payah mencari air di tempat yang sangat jauh dengan menurun bukit dan mencari air di tempat lain yang letaknya sangat jauh.

“Solusi atas masalah masyarakat ini kiranya perlu dipikirkan bersama,” tuturnya.*** (Flores Pos, 25 Mei 2018)

Baca juga: Air Kubangan

Advertisements

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s