Jangan Kalah

Usai makan malam, ketika Tuan Budi hendak tatap muka dengan para bruder yunior di Rumah Santo Konradus Ende, Flores, 4 Agustus 2018.

Oleh Avent Saur

Ketika publik mengatakan bahwa orang dengan gangguan jiwa adalah “orang yang kalah” dalam pergumulan hidupnya, saya dengan tegas mengatakan bahwa mereka “belum kalah”.

Dan ketika saya mengatakan bahwa mereka “belum kalah”, Tuan Paul Budi Kleden, seorang teolog politik yang pada pertengahan Juli 2018 terpilih (di Roma) sebagai Pemimpin Umum Kongregasi Religius SVD sejagat, dengan tukik mengatakan “jangan kalah”.

***

“Belum kalah adalah deskripsi kenyataan, sementara jangan kalah adalah pernyataan perjuangan.”

“Para pemerhati orang-orang dengan gangguan jiwa mestilah orang-orang yang berjiwa pejuang. Tidak cukup bagi mereka untuk belum kalah.”

Dua penggalan ini adalah gagasan yang tertuang dalam epilog buku “Belum Kalah”, halaman 364 dengan judul “Jangan Kalah”.

***

“Perjuangan ini benar tentu akan sangat panjang, bahkan tak akan berakhir hingga keabadian.”

“Sebab bukan hanya masalah gangguan pada jiwa saudara-saudari kita yang kita tuntaskan, melainkan juga masalah stigma pada keluarga dan publik serta pada pengambil kebijakan politik dan agama.”

Salam bersemangat Tuan dalam menahkodai Societas Verbi Divini/SVD, Serikat Sabda Allah sejagat yang menyebar di puluhan negara di dunia.

Kiranya Allah yang terlibat dalam persoalan manusia, mendorong kita untuk mewujudkan iman yang terlibat, berpihak pada mereka yang tersisih dan tersesak di pinggir perhatian.***

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA, FEATURE and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s