Diduga, 4 Tenaga Kerja di Ende Direkrut Ilegal

Oleh Arsen Jemarut

Ende, Flores Pos–Empat tenaga kerja asal Kabupaten Ende direkrut secara ilegal oleh seorang calo beralamat wilayah Nangaba, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende. Korban berangkat tanpa membawa dokumen yang lengkap.

Empat korban tersebut, antara lain Venansia Cyntia Nena (20), Beatrix Maga (19), Katarina Dona (20), dan Densy. Tiga korban pertama berasal dari Roworeke, Kelurahan Rewarangga, Kecamatan Ende Timur, sedangkan Densy berasal dari Mbomba, Desa Gheoghoma, Kecamatan Ende Utara.

Korban berangkat dengan bermodalkan surat persetujuan orang tua dan kartu tanda penduduk (KTP) tanpa surat keterampilan yang biasanya diurus oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau oleh PJTKI.

Hal ini disampaikan korban Venansia Cyntia Nena dan warga John Wenggo dari Jakarta kepada Flores Pos di Ende via telepon, Rabu (24/7).

Nena mengatakan, dirinya dan tiga temannya diantar oleh calo ke Jakarta. Calon mempertemukan para korban dengan bos agen tenaga kerja yang sekaligus menanggung biaya transportasi dan akomodasi para korban selama di perjalanan.

Menurut Nena, calo mengantar para korban kepada bos agen tenaga kerja. Selanjutnya, bos menjanjikan dan menawarkan kesempatan kerja kepada para tenaga kerja tersebut yakni menjadi pekerja rumah tangga.

Nena dan korban lain, Densy, sebenarnya tidak menyetujui tawaran tersebut. Selanjutnya dua korban ini dijemput keluarganya, dan korban diizinkan pulang setelah membayar ganti rugi kepada agen tenaga kerja yang menanggung uang transportasi dan akomodasi selama perjalanan.

Kerja Tidak Sesuai Janji

Menurut Nena, agen tenaga kerja berperan menampung korban dengan janji diberikan pekerjaan jika ada pihak yang datang melamar jasa korban.

“Saya mendapatkan lokasi pekerjaan yang tidak sesuai yang dijanjikan pada saat perekrutan oleh calo. Saya dijanjikan akan bekerja di Jakarta tetapi ternyata saya diberikan pekerjaan di Medan dan saya menolak tawaran tersebut,” kata Nena.

Saat ini, Nena dan Densy berada di rumah keluarga di Jakarta, sedangkan dua korban lainnya melanjutkan kerja samanya dengan agen tenaga kerja tersebut. Dua korban tersebut bekerja di daerah Jakarta.

Menurut Nena, kontrak kerja akan dibuat setelah korban bertemu dengan majikan masing-masing. “Kami akan buat kontrak kerja masing-masing dengan majikan tempat kami bekerja,” tuturnya.

Tenaga Kerja Ilegal

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ende, Dewy Yosefa, saat dimintai keterangan oleh Flores Pos mengatakan bahwa pihaknya telah mengetahui informasi perihal empat tenaga kerja tersebut.

Menurut Dewy, para tenaga kerja tersebut berangkat secara ilegal. Empat tenaga kerja tersebut tidak mengurus dokumen yang seharusnya diurus di Dinas Nakertrans,” kata Dewy.

Saat ini, pihak Disnakertrans telah menindaklanjuti informasi tersebut dengan membuat laporan ke polisi dan Pemerintah Kelurahan Rewarangga. Dua pihak tersebut akan diminta untuk menggali informasi lebih lanjut pada pihak keluarga korban. *** (Flores Pos, 25 Juli 2019)

About Avent Saur

Lahir 27 Januari 1982 di kampung Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bulan kelahiran ini masih diragukan, karena Mama saya bilang saya dilahirkan pada bulan usai panen jagung dan padi. Yah... sekitar bulan Juli. Di akte kelahiran dan surat baptis (agama Katolik), 27 Juli 1982.Studi filsafat dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT. Pernah menjadi wartawan pada majalah bulanan KUNANG-KUNANG (2008-2009). Sekarang, tinggal di Ende, "bantu-bantu" di harian umum Flores Pos. Blog ini dibuat, sejak 20 April 2013.
This entry was posted in BERITA and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s