Massa Rotasi Usir Bupati Yance Sunur Keluar dari Lembata

Rotasi

Aksi unjuk rasa kembali warnai kepemimpinan Bupati Eliaser Yentji Sunur. Kali ini datang dari Front Lembata Bersih (ROTASI) –gabungan dari beberapa elemen gerakan antara lain Forum Penyelamat Lewotanah Lembata (FP2L), Aliansi Peduli Kebenaran dan Keadilan anti Kekerasan (Aldiras), JPIC SVD dan Forum Peduli Kategori II Lembata (FPKL), dan Ika Wanted. Aksi damai yang digelar, Senin (23/05/2016) kembali mempertanyakan akhir ceritera dari semua persoalan yang melanda Lembata. (Foto dan komentar ini diambil dari sini, klik)

Oleh Maxi Gantung

Lewoleba, Flores Pos — Masyarakat Lembata sudah muak dengan sikap dan perilaku serta kepalsuan yang dipertontonkan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur selama hampir lima tahun. Karena itu, massa yang melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bupati dan DPRD Lembata, Senin (23/5),  mengusir Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur untuk tidak perlu lagi tinggal dan pimpin Lembata yang semakin hari semakin rusak.

Ratusan massa yang mengusir Eliaser Yentji Sunur tergabung dalam Front Lembata Bersih (Rotasi) yang merupakan gabungan dari berbagai elemen yakni FP2L, Aldiras, Forum Peduli Kategori II (Tenaga Kontrak) Lembata dan JPIC SVD. Continue reading

Posted in BERITA | Tagged , , , | Leave a comment

Gereja yang Bersaksi

Franz Magnis-Suseno

Prof Dr Franz Magnis-Suseno SJ pada 26 Mei genap usia 80 tahun.

  • Kado HUT Ke-80 Franz Magnis-Suseno

Oleh Avent Saur

Menulis

Avent Saur, Staf Redaksi Flores Pos, sedang menyiapkan Buku “Teologi Kesaksian, Menyelisik Pemikiran Franz Magnis-Suseno”

Franz Magnis-Suseno, pada ulang tahunnya yang ke-80, 26 Mei 2016, ingin rasanya saya mencoret catatan ini sebagai sebingkis kado. Sekalipun cuma singkat, perjalanan hidup Franz Magnis-Suseno mulai dari keluarga hingga dia memilih masuk menjadi warga Negara Indonesia, adalah suatu informasi dan pengalaman yang mesti didalami.

Demikian juga perihal kiprahnya dalam bidang teologi praktis; sebuah kiprah yang patut dibanggakan karena keberaniannya dalam menjejaki bidang tersebut sekalipun dia berlatar belakang akademik bidang filsafat sosial. Boleh jadi, sosialitas filsafatnyalah yang menumbuhkan keberanian dan mendorong dia untuk menyentuh pelbagai masalah sosial dalam konteks apa pun. Continue reading

Posted in FEATURE, OPINI | Tagged , , , , | Leave a comment

Malu (Aku) Jadi Pejabat

Korupsi

Ilustrasi korupsi (foto/google)

Oleh Vianey Lein

Vian Lein

Vianey Lein, Alumnus Philosophisch-Theologische Hochschule SVD Sankt Augustin Jerman, Tinggal di Jerman

Pada tahun 1998 penyair dan sastrawan Indonesia, Taufiq Ismail, menulis sebuah puisi naratif yang berjudul “Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia”. Syair yang terdiri dari empat bagian ini merupakan narasi kritis yang pedas terhadap pemegang tampuk pemerintahan bangsa saat itu.

Strategi literer ini digunakan Taufik untuk memperlihatkan realitas secara lugas tanpa banyak basa-basi. Kegelisahan Taufik tentang situasi politik, ekonomi, sosial dan hukum pascabergulirnya reformasi tahun 1998 ditorehkannya dalam pengungkapan rasa “Malu Aku Jadi Orang Indonesia. Sang penyair dengan jujur dan berani menelanjangi episode politik yang dipentaskan saat itu, meski harus menanggung malu. Continue reading

Posted in OPINI | Tagged , , , | Leave a comment

Demokrasi Versus Anarki-Represi

Demo PMRI3

Aktivis PMKRI, korban pemukulan oleh polisi di Ende, digotong oleh teman-temannya menuju RSUD Ende untuk dirawat dan divisum.

  • Gugatan Hukum Kasus Pemukulan Anggota PMKRI oleh Polisi di Ende

Oleh Markus Tulu, SVD

Pater Markus Tulu

Markus Tulu SVD, Alumnus Magister Hukum UGM Yogyakarta & Staf JPIC-SVD dan Keuskupan Agung Ende

Hari itu Senin, 9 Mei 2016, bertepatan dengan hari pertama Fakultas Hukum Universitas Flores menyelenggarakan lomba debat konstitusi antar-SMA/sederajat dan antar-perguruan tinggi se-Kota Ende dengan tema “Aku untuk Indonesia dari Ende untuk Bangsa,” yang prosesnya mengupas tuntas soal demokrasi Pancasila. Ternyata pada hari yang sama juga, di Kota Ende terjadi lukisan sejarah demokrasi terpasung dan terluka dengan realitas hukum kekerasan dan penganiayaan terhadap anggota PMKRI Ende oleh anggota Polres dan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Ende. Continue reading

Posted in OPINI | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Beras Bencana, Bupati Mabar dan Rakyat

Ubi

Ubi hutan, dalam bahasa Manggarai “Raut” dikonsumsi warga kalau tedesak tidak memiliki makanan lain.

Oleh Avent Saur

Tour de Flores (TdF) tidak membutakan mata pikiran dan hati para wartawan untuk tetap melirik pelbagai kenyataan lain. Dari Labuan Bajo sebagai etape terakhir TdF, wartawan media ini, Andre Durung, melaporkan kenyataan pengabdi negara yang kurang serius mengurus kepentingan rakyat. Continue reading

Posted in OPINI | Tagged , , | Leave a comment