Sepanjang Usia Demokrasi

Oleh Reinard L. Meo

Reinard L Meo

Reinard L Meo, Mahasiswa STFK Ledalero, Maumere

Pada saat-saat akhir menjelang Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan rezimnya turun takhta dan mudik sebagai rakyat biasa, satu tokoh ini mekar, mencuat. Popularitasnya bergerak mengikuti irama kurva dari kiri bawah ke kanan atas, dan malah makin kentara ketika Jokowi maju dan terpilih sebagai Presiden RI.

Salah satu ciri cendekiawan menurut Syed Hussein Alatas yakni “mereka dijumpai di kalangan pendukung atau penentang pelbagai gerakan kebudayaan dan politik”, cukup bagi kita untuk menyebut tokoh itu ialah Boni Hargens. Boni itu cendekiawan Katolik yang (1) cerdas dan santun, (2) kritis dan analitis, (3) argumentatif dan profesional, serta (4) sangat “membenci” SBY dan amat “mencintai” Jokowi. Continue reading

Posted in OPINI | Tagged , , , , , | Leave a comment

Nilai Kemanusiaan Diabaikan

Oleh Beatrix Polen Aran

Beatris Aran

Beatrix Polen Aran, Mahasiswa Universitas Flores, Ende

Peran elite politik kini perlahan bergeser dari menyejahterakan masyarakat menuju melecehkan nilai kemanusiaan. Salah satunya, elite politik di Lembata diduga terlibat kasus pembunuhan Lorens Wadu (FP, 19/6). Hal ini membuka ruang bagi masyarakat untuk melitanikan dosa elite politik yang selalu mempertontonkan kejahatan.

Pelbagai kebenaran tentang beberapa hal dibungkam oleh elite politik, dan masyarakat kecil hanya bisa bergeming dan cuma menyaksikan gerak-gerik elite politik. Seringkali elite politik berpura-pura mencari solusi, tetapi pada ujungnya, upaya itu akan memperkuat kedudukannya. Continue reading

Posted in OPINI | Tagged , | Leave a comment

Kemerosotan Moral Sosial

Oleh Avent Saur, SVD

gisela

Gisela

Coretan Ignasius Suswakara bertajuk “Gisela dan Azizah” menampilkan beberapa gagasan dan solusi konstruktif yang patut diapresiasi, tetapi mengandung beberapa uraian dan alur berpikir yang kurang logis (FP, 19/6). Saya tidak ingin terbawa ke arah hal yang kurang logis itu, demi mengantisipasi sebuah pertukaran ide yang kurang nyambung (demikian logat Jawa). Continue reading

Posted in OPINI | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Gisela dan Azizah

Oleh Ignasius Suswakara

gisela

Gisela

Membaca opini Avent Saur SVD bertajuk “Azizah dan Popularitas, Gisela dan Penderitaan” (FP, 6/6), kita akan dibawa pada suatu refleksi yang mendalam mengenai kemanusiaan kita. Apakah adil jika memilih mendukung Azizah menjadi juara Kontes KDI daripada mendukung kehidupan Gisela yang masih menderita? Penulis termasuk orang yang tersentuh dengan tulisan ini? Continue reading

Posted in OPINI | Tagged , , , , , | Leave a comment

Pembangunan Berbasis Data

Oleh Hengky Ola Sura

Menulis

Hengky Ola Sura, Koordinator Divisi Informasi & Dokumentasi PBH Nusra Tinggal di Maumere

Salah satu faktor kegagalan pembangunan kita adalah lemahnya data dan informasi yang valid tentang rencana pelaksanaan pembangunan. Kalau pun ada, itu lebih banyak rekayasa dan intrik penuh mark up. Dalam tulisan ini, saya coba membangun pandangan tentang pentingnya data dari sebuah proses riset bagi tepat sasarnya proses pembangunan. Pentingnya ulasan data yang akurat dijamin akan menciptakan keberhasilan dan kesuksesan pembangunan itu sendiri. Continue reading

Posted in OPINI | Tagged , , , , , , , | Leave a comment