Panti Rehabilitasi Sakit Jiwa Ruteng Diresmikan

  • Diresmikan Jenderal Ordo Fraterum Caritas dari Roma

Oleh Christo Lawudin

Ruteng, Flores Pos – Panti rehabilitasi sakit jiwa diresmikan, Kamis (25/9). Panti rehabilitasi yang dikelola Ordo Fraterum Caritas (FC) itu merupakan satu-satunya panti jiwa di NTT umumnya, dan Flores khususnya. (Redaktur: Sebenarnya sudah ada satu lagi, yakni panti rehabilitasi yang terletak di Maumere (Kabupaten Sikka) milik Suster Kongregasi Pengikut Yesus (CIJ), khusus untuk pasien perempuan).

Peresmian Panti Rehabilitasi Sakit Jiwa Renceng Mose Ruteng ditandai dengan misa pemberkatan yang dipimpin Vikep Ruteng, Romo Kanis Ali Pr. Disaksikan wartawan, dalam misa itu, diadakan pemberkatan gedung panti yang beralamat di Jalan Lingkar Luar Ruteng, persisnya di Leda, Kelurahan Golo Dukal. Continue reading

Posted in BERITA | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Warga Tumbak Awasi Aktivitas di Lokasi Tambang

Oleh Christo Lawudin

Ruteng, Flores Pos – Warga Tumbak, Desa Satar Punda, Kecamatan Lambaleda, Manggarai Timur, tidak percaya begitu saja akan janji perusahaan tambang untuk membuka peralatan bor di Lingko Roga dalam kurun waktu lima hari. Karena itu, warga mengawasi langsung keadaan di lokasi sengketa setiap hari.

Anggota JPIC SVD Ruteng, Frater Hery Mau SVD yang berada di Tumbak per telepon kepada wartawan di Ruteng, Jumat (26/9), mengatakan, setiap hari warga Tumbak berada di lokasi Lingko Roga baik setelah kasus kekerasan kepada warga dan para pendamping, Sabtu (16/9) maupun pasca penerbitkan surat penghentian sementara aktivitas tambang di Lingko Roga oleh Bupati Manggarai Timur.  Warga mengawasi semua kegiatan di lokasi pengeboran tambang. Continue reading

Posted in BERITA | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cabut Semua Izin Tambang

  • Sikap Sinode III Sesi III Keuskupan Ruteng

Oleh Christo Lawudin

Ruteng, Flores Pos – Sinode III sesi III Keuskupan Ruteng berbicara tentang pastoral keluarga, kaum muda, dan anak. Namun realitas konkret Gereja Keuskupan Ruteng menggerakkan peserta sinode untuk menyerap aspirasi dan menyikapi masalah pertambangan di Manggarai raya. Salah satu sikap sinode adalah menuntut pemerintah untuk mencabut semua izin.

Kopian surat tuntutan kepada pemerintah di Manggarai raya yang diterima wartawan dari panitia sinode III sesi III,  Romo Ino Sutam Pr, Jumat (26/9). Ada empat tuntutan konkret yang dihasilkan peserta sinode, yakni para bupati di wilayah Keuskupan Ruteng didesak untuk mencabut semua izin tambang yang telah diberikan, membatalkan pemberian izin tambang yang masih diproses dan selanjutnya tidak mengeluarkan IUP. Continue reading

Posted in BERITA | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Intoleransi Politik

Oleh Silvi M. Mongko, Pr

Menulis

Silvi M. Mongko Pr, Pemerhati Sosial-Politik, Tinggal di Kisol, Manggarai Timur

Agaknya janggal, pembicaraan tentang intoleransi disandingkan dengan politik. Sebab, wilayah yang lazimnya dihubungkan dengan sikap intoleran ialah ranah sosial.

Intoleransi merujuk pada minusnya semangat saling menghargai dalam membangun relasi antarkelompok sosial yang berbeda. Lebih nyata, intoleransi sering dikaitkan dengan sikap anti terhadap kelompok agama tertentu yang termanifestasi dalam bentuk tindakan-tindakan anarkis: menghalangi, meneror, membungkam, hingga melenyapkan atau membunuh eksistensi kelompok keyakinan lain. Lalu, apa itu intoleransi politik? Continue reading

Posted in OPINI | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Rahim bagi Pembentukan Karakter

Santu Klaus-Profil2

Pemandangan halaman depan kantor SMP (kanan) dan kantor SMA (kiri dalam). Seluruh proses pembelajaran di lembaga pendidikan Santu Klaus Kuwu disarikan dari tempat-tempat ini sebagai “rahim simbolik”.

  • Mengenang 25 Tahun SMA Santu Klaus Kuwu, Manggarai (2/Habis)

Oleh Frans Nala Pr

Frans Nala Pr

Frans Nala Pr Frans Nala Pr, Staf Pengajar SMA Santu Klaus Kuwu, Manggarai

Sebagai lembaga pendidikan Katolik, SMP-SMA Santu Klaus Kuwu bertumbuh dalam visi dasar gereja lokal Keuskupan Ruteng, yakni mendidik para kader Gereja masa depan yang beriman solid, mandiri dan solider. Aspek keimanan menjadi horisan dasar yang menjiwai seluruh pengalaman hidup pribadi dan bersama. Seluruh kegiatan yang dijalankan merupakan pengungkapan konkret dan nyata dari nilai-nilai dasar kekatolikan tersebut.

Sangat tepat kalau dikatakan bahwa lembaga pendidikan Santu Klaus merupakan tempat “persemaian” nilai-nilai iman dan moral yang amat strategis. Persemaian ini bercorak personal dan komunal. Secara personal, meminjam istilahnya Whitehead, setiap orang mencerap nilai-nilai dasar yang ditawarkan sebagai horison hidup lembaga pendidikan ini. Secara komunal, orang menyatukan setiap pengalaman dalam visi kebersamaan sehingga menjadi kekuatan penopang untuk bertumbuh. Continue reading

Posted in FEATURE | Tagged , , , , , , | Leave a comment